Dedi Muyadi Terjebak Dalam Kebanggaan Budaya tapi Identitas kehilangan Arah

Mencintai budaya sendiri merupakan kewajiban. Sikap ini sebagai wujud rasa syukur dan menhormati keberadaan leluhur.
Mencintai budaya sendiri merupakan kewajiban. Sikap ini sebagai wujud rasa syukur dan menhormati keberadaan leluhur.
0 Komentar

Pemberian nama Welas Asih jangan berhenti sebagai nama pada papan rumah sakit saja. Namun bisa hidup dalam ucapan, tindakan, dan cara memimpin.

Kata Welas Asih tidak akan pernah lahir dari kata-kata kasar seperti aing, maneh, atau bahasa garihal yang sering terdengar di ruang publik.

Welas asih tidak lahir dari keputusan sepihak yang meminggirkan perasaan banyak orang. Pemimpin adalah simbol moral. Teladan.  Bukan hanya pengambil kebijakan.

Baca Juga:Pramuka Kwarcab Kota Bandung Kunjungi Camp di Bupa Karang Kitri BekasiPenetapan Tersangka Miliki Alat Bukti Lemah, Kuasa Hukum Siapkan Praperadilan

Rakyat tidak hanya mendengar perintahnya, tetapi juga meniru lakunya. Jangan sampai cinta kita pada Sunda justru melukai yang lain.

‘’Jangan sampai kebanggaan kita pada budaya sendiri berubah menjadi chauvinisme. Sebab budaya Sunda sejatinya bukan hanya lemah lembut pada lidah, tetapi juga welas asih pada hati,’’ pungkas Robby. (yan).

0 Komentar