“Selain itu, masyarakat juga perlu menambahkan langkah pencegahan seperti penggunaan obat anti nyamuk secara rutin dan pelaksanaan fogging di daerah-daerah yang rawan,” tegasnya.
Upaya pencegahan dan penanganan DBD memerlukan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat. Pemerintah daerah pun terus mendorong edukasi serta pemberdayaan masyarakat melalui kader kesehatan di setiap desa dan kelurahan.
“Kita harap angka kasus bisa terus ditekan dan masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat musim hujan dan pancaroba,” tandasnya. (Wit)
