Bandung Barat Siaga! Pemkab Kebut Mitigasi Gempa Akibat Aktivitas Sesar Lembang

Bukit Bintang berada dekat dengan titik Sesar Lembang, Bandung Barat. Dok Jabar
Bukit Bintang berada dekat dengan titik Sesar Lembang, Bandung Barat. Dok Jabar
0 Komentar

“Anak-anak diajarkan bagaimana cara evakuasi dan mengenal tanda-tanda gempa,” tambahnya.

Selain sosialisasi, lanjut Ade, Pemkab Bandung Barat juga mendorong penguatan kajian ilmiah terhadap aktivitas Sesar Lembang. Kajian dari lembaga seperti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) diharapkan menjadi dasar penyusunan aturan daerah yang mendukung pengurangan risiko bencana.

“Ada kemungkinan ke sana, mendorong aturan daerah terkait mitigasi gempa Sesar Lembang. Yang paling penting adalah menyadarkan masyarakat akan kondisi kita yang berada di daerah rawan bencana,” kata Ade.

Ia menambahkan, Pemkab juga akan meningkatkan koordinasi dengan BMKG, BPBD Provinsi Jawa Barat, dan BRIN untuk mendapatkan data yang akurat dan menyusun langkah mitigasi yang tepat sasaran.

Baca Juga:Update Dugaan Korupsi Rp86,2 Miliar di Anak Perusahaan MUJ, 20 Saksi Diperiksa Kejari BandungKasus DBD di Bandung Masih Tinggi, Pemkot Genjot Program Jumantik

“Kita harus bisa meminimalkan kejadian yang lebih parah. Semua upaya ini dilakukan agar masyarakat lebih siap dan tidak panik jika gempa terjadi,” tandasnya.

Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,7 mengguncang kawasan metropolitan Bandung pada Minggu (29/6/2025) pukul 08.49 WIB.

Menurut analisis BMKG, episenter gempa terletak di darat pada koordinat 6.76 LS dan 107.63 BT, sekitar 14 km timur laut Kota Cimahi, di kedalaman 6 kilometer. Lokasi ini berada di sekitar kawasan Gunung Tangkuban Parahu.

Kepala BMKG Bandung, Teguh Rahayu, menyebut gempa tersebut merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” jelas Teguh.

Aktivitas ini dikaitkan dengan pergerakan Sesar Lembang, salah satu sesar aktif yang berpotensi memicu gempa besar di Jawa Barat.

Dengan panjang sekitar 29 kilometer, sesar ini diperkirakan mampu menghasilkan gempa hingga magnitudo 7.0 yang dapat menimbulkan kerusakan signifikan di wilayah padat penduduk. (Wit)

0 Komentar