JABAR EKSPRES – Qatar bersama sejumlah negara tengah mengadakan perundingan intensif guna mencapai kesepakatan menyeluruh terkait program nuklir Iran. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majid al-Ansari, dalam sebuah konferensi pers.
“Upaya sedang berjalan, untuk mendapatkan kesepakatan yang lebih luas atas program nuklir Iran, Qatar dan mitra internasional lainnya sedang berusaha keras dalam hal itu” ujar al-Ansari.
Namun, perkembangan diplomatik ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan komunitas internasional.
Baca Juga:Trump Siap Kirim Surat ke 200 Negara untuk Atur Ulang Ketentuan PerdaganganSamsung Galaxy A35 5G: Hp Mid-Range Premium Penuh Fitur
Pada hari Jumat (27/6), Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa keinginan Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, untuk menginspeksi fasilitas nuklir Iran yang baru-baru ini diserang merupakan tindakan sia-sia yang didasari niat buruk.
Araghchi menegaskan bahwa parlemen Iran telah memutuskan untuk menangguhkan kerja sama dengan IAEA. Ia juga menuduh Grossi telah berperan dalam menutupi informasi penting, mengingat lembaga tersebut sempat menyatakan seluruh isu terkait program nuklir Iran telah terselesaikan satu dekade lalu.
Ketegangan meningkat setelah Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 13 Juni, dengan tuduhan bahwa Teheran tengah menjalankan program nuklir militer rahasia. Serangan tersebut menargetkan fasilitas nuklir, pangkalan udara, serta ilmuwan dan pejabat tinggi militer Iran.
Iran membantah tuduhan tersebut dan melakukan serangan balasan berupa peluncuran rudal ke wilayah Israel.
Selama 12 hari berikutnya, kedua pihak terlibat dalam aksi saling serang, yang kemudian memicu keterlibatan Amerika Serikat. Pada malam 22 Juni, AS meluncurkan serangan tunggal terhadap fasilitas nuklir Iran.
Sebagai tanggapan, Teheran menyerang pangkalan militer AS Al Udeid di Qatar pada malam 23 Juni, namun menyatakan bahwa Iran tidak berniat memperbesar konflik lebih lanjut.
