Misi Kemanusiaan Bangun Jembatan, Cerita Vertical Rescue yang Siap Terbang ke Papua

Empat personel dari Vertical Rescue bakal diterbangkan ke Kabupaten Nduga, Papua dari Kota Bandung
Empat personel dari Vertical Rescue bakal diterbangkan ke Kabupaten Nduga, Papua dari Kota Bandung
0 Komentar

EMPAT personel dari Vertical Rescue bakal diterbangkan ke Kabupaten Nduga, Papua dari Kota Bandung, pada Selasa (1/7). Misi kemanusiaan mereka emban ke sana, dalam misi untuk membangun jembatan. Diharapkan perjalanan anak-anak sekolah terselesaikan.

Muhamad Nizar, Jabar Ekspres.

Komandan Tim Ekspedisi Papua, Dadan Ramdani menceritakan, jembatan akan dibangun di area Sungai Dal. Anak-anak yang biasa bersekolah, kadang mesti menyebrang sungai tersebut untuk mengenyam pendidikan.

“Jembatan yang dibangun memang untuk anak sekolah yang ketika air besar, banjir, anak sekolah bahkan tidak bisa menyebrang,” ungkap Dadan kepada Jabar Ekspres di Pendopo Bandung.

Baca Juga:Tiket Piala Presiden 2025 Gratis untuk Pelajar, Bupati Bandung: Silahkan Daftar Lewat Situs Web ResmiPelepasan Tim Ekspedisi 1000 Jembatan Gantung ke Papua Digelar di Pendopo Bandung

“Lalu ini juga buat mempermudah tim satgas perbatasan supaya akses lebih mudah. Kami juga mendukung program makanan bergizi supaya tepat sasaran dan cepat,” sambungnya.

Menurutnya material untuk pembangunan jembatan tersebut sudah dikirim sejak seminggu yang lalu. Nanti, kata Dadan, selama dua minggu dipersiapkan pihaknya di Timika. Sebelum pada akhirnya kembali diangkut ke Nduga.

“Baru tim vertical rescue menuju titik pemberangkatan, untuk personel dari vertical rescue ada 4 orang. Kami dibantu dengan satgas perbatasan dan kesatuan-kesatuan,” jelasnya.

Adapun keempat personil yang terjun merupakan anggota dari beragam daerah. “Kebetulan yang bertugas ke Papua ini ada yang dari Sulawesi Tengah juga. Sisanya anggota yang berasal dari Bandung Raya,” ungkapnya.

Target penyelesaian dan pengerjaan jembatan, lanjut Dadan, membutuhkan tujuh hari. Sementara proses persiapan material yaitu selama 40 hari. Ini merupakan jembatan ke-218 yang Vertical Rescue bangun se-Indonesia.

Para pemanjat tebing ini lantas menjelma sebagai pemberi harapan. Ratusan menuju ribuan jembatan menjadi tujuan. Mereka membawa misi kemanusiaan di pelosok negeri.

“Vertical rescue komunitas yang berada di seluruh Indonesia. Potensi ada sekitar 30 ribu personel. Kami komunitas panjat tebing, isi di dalamnya para pemanjat. Kami relawan yang aktif di agenda kemanusiaan. Memang keahlian di bidang ketinggian,” pungkasnya.

0 Komentar