JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melepas keberangkatan personel Vertical Rescue Indonesia dalam ekspedisi pembangunan 1.000 jembatan gantung untuk Indonesia di Kabupaten Nduga, Papua.
Pelepasan dan peresmian pemberangkatan berlangsung di Pendopo Kota Bandung, Senin (1/7). Selain itu, Vertical Rescue Indonesia juga akan melaksanakan ekspedisi 1.000 jalur panjat tebing di Malaysia.
Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim relawan yang akan bertugas di Papua.
Baca Juga:13 Tambang Ilegal di KBB Ditutup, HP2MT Klaim 42 Industri Nyaris KolapsWali Kota Cimahi Soroti Layanan RS Cibabat: Pelayanan BPJS Harus Fleksibel dan Tanpa Diskriminasi
“Kami Pemkot Bandung sangat mengapresiasi setinggi-tingginya pemberangkatan ini,” ungkapnya di lokasi kepada Jabar Ekspres.
“Karena bagaimanapun ini memerlukan mental yang kuat dan semangat kuat dengan jiwa sosial yang tinggi,” imbuhnya.
Menurutnya, tim yang berangkat merupakan orang-orang pilihan dengan semangat tinggi untuk membantu masyarakat, bahkan di luar daerah asal mereka.
“Tim memberangkatkan tim 1.000 jembatan gantung untuk Indonesia, ini tentunya tanpa ditopang kekuatan mental, tidak mungkin. Ini orang-orang pilihan yang punya semangat tinggi,” tuturnya.
“Mereka memberi kebermanfaatan buat masyarakat bahkan di luar daerahnya, Nduga Papua. Mereka membangun jembatan dengan ikhlas,” ujarnya.
Dirinya menambahkan pembangunan jembatan di wilayah Nduga, Papua, diharapkan dapat mempermudah akses anak-anak bersekolah tanpa harus menyeberangi sungai.
“Dibantu masyarakat dan pemerintah. Intinya kami bangga, saya mendoakan mereka berangkat dari Bandung ke sana,” tambah Erwin.
Baca Juga:HUT Bhayangkara ke- 79, Sinergitas Forkompinda Jadi Kunci Keberhasilan Polda Jabar!Disnaker Cimahi Tak Gelar Job Fair Tatap Muka, Dorong Digitalisasi Job Fair Lewat Platform Sidakeptri
“Memang di Nduga Papua ini anak-anak bersekolah masih melewati sungai. Mudah-mudahan dengan terbangun jembatan di Papua. Pulang pergi di sana 40 hari,” pungkasnya.
