JABAR EKSPRES – Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, berhasil meraih kemenangan dalam Grand Prix Belanda. Namun, ia mengaku kemenangan tersebut terasa kurang memuaskan karena terjadi bersamaan dengan insiden yang menimpa adiknya sekaligus pesaing terdekatnya, Alex Marquez, dari tim Gresini Racing.
Marc Marquez menyampaikan simpati mendalam atas kecelakaan yang dialami Alex saat balapan di Sirkuit Assen, Minggu lalu.
“Sejujurnya saya tidak terlalu puas mengingat rival terdekat saya terjatuh dan mengalami cedera,” ujar Marq Marquez dalam pernyataan resminya di situs Ducati pada Senin (30/6)
Baca Juga:Iran Desak PBB Akui AS dan Israel sebagai Pemicu Agresi dan Tuntut KompensasiHarga Dolar AS ke Rupiah Hari Ini, 30 Juni 2025
Insiden itu terjadi di lap keenam ketika Alex bersenggolan dengan Pedro Acosta saat memasuki tikungan kelima. Saat berusaha mempertahankan posisi ketiga, Alex kehilangan kendali dan terjatuh ke area gravel, yang menyebabkan cedera serius pada tangan kirinya.
“Seperti yang dapat kita lihat di TV, Alex bersinggungan dengan Pedro dan kehilangan keseimbangan di posisi stang kanan, juga menyentuh rem depan. Kami melihat data bahwa rem depan terdorong sehingga menyebabkannya terjatuh,” jelas Kepala Tim Gresini Racing, Michele Masini, menjelaskan kronologi insiden tersebut, dalam laporan Crash.
Akibat kecelakaan itu, Alex tak bisa melanjutkan balapan dan harus menepi karena mengalami patah tulang pada tangan kirinya.
Di sisi lain, Marc Marquez yang memulai balapan dari posisi keempat berhasil menyelesaikan lomba di posisi terdepan. Kemenangan ini memperkokoh posisinya di puncak klasemen sementara dengan koleksi 307 poin, hasil dari enam kemenangan dan delapan podium sepanjang musim ini.
Dengan hasil tersebut, Marc Marquez semakin menjauh dari para pesaingnya, termasuk sang adik. Kini selisih poin antara Marc dan Alex membentang hingga 689 poin, mempertegas dominasinya di musim MotoGP tahun ini.
