JABAR EKSPRES – Komunitas Gada Membaca, berkolaborasi dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Galuh Raya, sukses menyelenggarakan Workshop Jurnalistik dan Broadcasting intensif.
Kegiatan yang berlangsung selama sehari penuh ini menarik minat puluhan peserta beragam latar belakang, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, pegiat literasi, guru, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) se-Wilayah Galuh Raya, tujuannya meningkatkan literasi media dan keterampilan digital masyarakat.
Ketua IJTI Korda Galuh Raya, Yosep Trisna menegaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan keterampilan dasar jurnalistik televisi yang aplikatif.
Baca Juga:Pemutihan Pajak Kendaraan Diperpanjang Hingga 30 September, Opsen PKB Dongkrak PADOTW BREAK OUT DAY 2025 Guncang Cirebon! Musisi Lokal Bersinar, Kompetisi Games Bikin Panas Suasana
Pendekatan learning by doing ini, menurutnya, penting untuk memberikan pengalaman nyata di lapangan.
“Kami tidak hanya menyampaikan teori, tetapi menekankan pada praktik langsung. Peserta dibimbing memahami peran multi-dimensional dalam jurnalistik televisi, mulai dari teknik peliputan sebagai reporter, penguasaan kamera bagi kameramen, hingga seni menyunting berita sebagai editor. Mereka kemudian langsung terjun mempraktikkan pengetahuan itu dengan memproduksi konten berita televisi sederhana,” jelas Yosep, Minggu (29/6/2026).
Ketua Komunitas Gada Membaca, Naufalia Qisti MPd menyambut antusias kolaborasi strategis ini.
Ia menekankan bahwa gerakan literasi yang diusung komunitasnya melampaui sekadar pengelolaan buku.
“Gada Membaca berprinsip bahwa literasi adalah pintu gerbang pengetahuan dan pemberdayaan dalam segala bentuk. Kegiatan seperti workshop jurnalistik ini adalah wujud nyata komitmen kami untuk memperluas horizon anggota dan masyarakat. Melibatkan mereka langsung dalam produksi informasi adalah bagian dari literasi media yang krusial di era digital,” ujar Naufalia.
Workshop ini, imbuhnya, sejalan dengan misi komunitas untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan dan menyebarluaskan konten bermutu.
Antusiasme peserta terpancar jelas dari testimoni yang disampaikan. Vina, seorang peserta asal Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis mengungkapkan rasa syukur dan kesan mendalamnya.
Baca Juga:Manuver Gila Persib, Rizky Ridho Jadi Target Operasi Diam-Diam dari PersijaLagi! Keunikan Persib Kenalkan Pemain Baru, Dewangga dan Julio Cesar Muncul di Koran Lokal Bandung
“Sebelumnya, pengetahuan saya tentang dunia jurnalistik sangat minim. Workshop ini benar-benar membuka mata. Materinya padat, langsung praktik, dan pematerinya sangat berpengalaman. Banyak sekali ilmu baru yang sangat aplikatif, terutama teknik wawancara dan menyusun angle berita televisi,” tutur Vina penuh semangat.
Peserta lain, Bilqis Nabil Fariz, mahasiswa asal Kawalimukti, sepakat bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang berharga.
