Yuko Kuroki Pertahankan Gelar Juara Dunia Kelas Minimum WBA Usai Kalahkan Nanako Suzuki

Yuko Kuroki
Yuko Kuroki (SUMBER FOTO: Instagram/yuko.kuroki)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Petinju asal Jepang, Yuko Kuroki, sukses mempertahankan gelar juara dunia kelas minimum wanita versi World Boxing Association (WBA) setelah mengalahkan rekan senegaranya, Nanako Suzuki, dalam pertarungan sengit di Korakuen Hall, Tokyo, Kamis malam (26/6).

Berdasarkan laporan resmi WBA yang dipantau dari Jakarta pada Jumat, Kuroki menang angka mutlak setelah 10 ronde dengan skor juri 97-93, 98-92, dan 99-91, menunjukkan dominasinya atas sang penantang.

“Hasil akhir pertandingan menunjukkan: 97-93, 98-92, dan sebuah kemenangan dominan 99-91, semuanya untuk sang juara bertahan,” tulis laporan WBA (26/6).

Baca Juga:Shannon Evans Bawa Satria Muda Taklukkan Prawira di Game 1 Playoff IBL 2025Jepang Berencana Batasi Subsidi Biaya Hidup Mahasiswa Doktoral untuk Warga Asing Mulai 2027

Dalam duel utama bertajuk Phoenix Battle 138, Kuroki yang sudah berusia 34 tahun memanfaatkan seluruh pengalamannya untuk mengontrol jalannya laga melawan Suzuki yang masih muda dan tampil agresif. Meskipun Suzuki berusaha keras menekan dengan strategi jarak dekat dan serangan bertubi-tubi, Kuroki tetap tenang.

Ia mampu menetralisir tekanan lawan dengan jab tangan kanan yang presisi dan serangan balik yang tajam, hingga perlahan mematahkan ritme Suzuki.

Kuroki, yang menggunakan gaya bertarung southpaw, kembali menunjukkan keahliannya dan membuktikan dirinya masih menjadi kekuatan utama di divisi minimum putri. Ini menjadi pertahanan gelar pertamanya sejak merebut sabuk juara WBA pada tahun 2024.

WBA memuji performa Kuroki dalam laga ini sebagai bukti bahwa meskipun usianya bertambah, kemampuan dan tekniknya tetap tajam serta posisinya di puncak masih belum tergoyahkan.

Dengan hasil ini, catatan rekor profesional Kuroki bertambah menjadi 25 kemenangan (termasuk 9 kemenangan KO), delapan kekalahan, dan dua kali imbang. Di sisi lain, Nanako Suzuki harus menerima kekalahan keempat dalam kariernya, dengan rekor sementara sembilan kemenangan, tiga di antaranya lewat KO.

Pertarungan ini juga disebut WBA sebagai malam yang sarat akan aksi tinju berkualitas tinggi, di mana Kuroki sekali lagi berhasil membuktikan statusnya sebagai juara dunia dengan mengangkat tangan sebagai pemenang dan menjaga reputasinya tetap terjaga.

0 Komentar