Patroli Sungai dan Pesisir hingga Pendidikan Anak, Dedi Mulyadi Gandeng TNI AL

Patroli Sungai dan Pesisir hingga Pendidikan Anak, Dedi Mulyadi Gandeng TNI AL
Patroli Sungai dan Pesisir hingga Pendidikan Anak, Dedi Mulyadi Gandeng TNI AL
0 Komentar

JABAR EKSPRES -Gubernur Jabar Dedi Mulyadi kembali menggandeng unsur TNI dalam kebijakan strategisnya. Kali ini dengan TNI AL. Kolaborasi di antaranya adalah patroli sungai dan pesisir.

Dedi Mulyadi serius jika menyangkut masalah lingkungan. Karenanya ia sengaja mengajak unsur TNI AL untuk berkolaborasi menjaga ekosistem sungai dan pesisir.

Prakteknya, nanti unsur TNI AL bakal dilibatkan dalam patroli sungai. Kemudian Pemprov melalui Dinas Perhubungan akan menambah landasan pesawat kecil. Itu untuk patroli laut dan evakuasi medis. Khususnya pasien darurat seperti ibu hamil hingga stroke di daerah terpencil.

Baca Juga:Gagal Masuk SD Negeri Gara-Gara KK! Orang Tua di Cimahi Panik, Anak Terancam Tak SekolahSensasi All You Can Eat Teppanyaki di ibis Bandung Pasteur – Promo Spesial Buy 1 Get 1!

Dedi Mulyadi menguraikan, kecintaan terhadap lingkungan itu bukan tanpa alasan. Itu juga sejalan dengan filosofi leluhur Sunda yang memuliakan alam melalui tradisi hajat bumi dan laut.

“Konsep itu mengingatkan bentuk penghormatan yang akan melahirkan keseimbangan ekosistem,” cetusnya.

Pria yang akrab disapa KDM itu melanjutkan, ada beberapa program prioritas yang dikerjasamakan dengan TNI AL. Di antaranya normalisasi dan penjagaan sungai.

Program prioritas lainnya mengenai pendidikan kelautan bagi generasi muda. Pemprov Jabar akan membangun sekolah-sekolah kelautan yang memprioritaskan anak-anak nelayan dengan pendidikan gratis dan berorientasi pada vokasi kelautan.

Termasuk melibatkan TNI AL dalam pendidikan dasar kedisiplinan dan wawasan kebangsaan di SMA atau SMK. Selanjutnya, program pengembangan teknologi dan infrastruktur kelautan.

KDM juga menekankan pentingnya teknologi perkapalan dan pengelolaan sumber daya kelautan. “Anak-anak Jabar harus memahami laut sebagai kekayaan alam yang harus dijaga, bukan dieksploitasi,” cetusnya.

Berikutnya adalah program penataan wilayah pesisir dan kebersihan pantai.
Penambahan armada pengangkut sampah dan peralatan pengeruk akan dilakukan demi membersihkan pantai dari sampah. Termasuk menjaga kebersihan pelelangan ikan.

Baca Juga:Gedung Baru Pasar Cihaurgeulis Mulai Diisi, Perumda Sebut Sempat Terkendala Audit dan Kasus HukumDorong Regenerasi dan Kolaborasi Keamanan Desa, Ratusan Linmas KBB Ikut Jambore

Sebelum dengan TNI AL, KDM juga telah berkolaborasi dengan unsur TNI AD. Salah satunya pada program pendidikan siswa nakal ke barak militer.(son)

0 Komentar