Pasca Kebakaran, Aktivitas Pedagang di Pasar Anyar Bogor Dihentikan Sementara

Ilustrasi: Detik-detik kejadian kobaran api melahap sejumlah kios di Blok B, Pasar Kebon Kemban (Pasar Anyar) Kota Bogor, Minggu (22/6) Malam. (Yudha Prananda / Tangkapan Layar)
Ilustrasi: Detik-detik kejadian kobaran api melahap sejumlah kios di Blok B, Pasar Kebon Kemban (Pasar Anyar) Kota Bogor, Minggu (22/6) Malam. (Yudha Prananda / Tangkapan Layar)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aktivitas pedagang di Pasar Kebon Kembang atau Pasar Anyar terpaksa dihentikan sementara pasca area Blok B dilanda kebakaran pada Minggu (23/6) malam.

Saat ini Tim Inafis Polresta Bogor Kota tengah melakukan serangkaian pemeriksaan dan penyelidikan di area pasar dan mensterilkan lokasi kejadian dari aktivitas masyarakat.

“Betul hari ini pasar Kebon Kembang blok A dan B kami tutup sehari, sementara,” kata Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Jenal Abidin, Senin (23/6).

Baca Juga:Gubernur Jabar Dukung Penataan Batas Wilayah Cimahi, Dorong Koordinasi dengan Bandung RayaPengawasan Teras Cihampelas Diperketat, Patroli 24 Jam Diberlakukan Pemkot Bandung

Ia menjelaskan, adapun langkah penutupan sementara guna melakukan identifikasi lebih lanjut dan mendalam serta detail terkait penyebab kebakaran yang menghanguskan tiga kios.

“Saat ini semua pintu di Pasar Kebon Kembang ditutup sementara, listrik juga dipadamkan dan diberi police line juga,” ungkap Jenal.

Diketahui, kebakaran yang kembali melanda Blok B tersebut menjadi kebakaran kedua yang terjadi dalam kurun waktu satu bulan terakhir di pasar yang berlokasi di Jalan Nyi Raja Permas tak jauh dari Alun-alun Kota Bogor tersebut.

Kepala Bidang Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Ade Nugraha, menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak pukul 22.24 WIB dan segera melakukan pemadaman,” ucap Ade kepada wartawan, Senin (23/6).

Dia menerangkan, bahwa api pertama kali muncul dari sebuah warung soft drink yang berada di lantai 2 Blok B, sebelum akhirnya merembet ke lantai lainnya.

“Saat proses pemadaman, api kembali muncul dari area basement yang kemudian menghanguskan tiga dari total 17 kios yang ada,” tuturnya.

Baca Juga:Ratusan Gram Sabu, Ganja dan Ribuan Obat Keras Disita Polres Cimahi dalam 20 HariMenunggu Wisuda Dibalik Jeruji, Mahasiswa Edarkan Ganja untuk Biaya Kuliah

Setelah mengerahkan sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Bogor dan tiga unit bantuan dari Kabupaten Bogor, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.

“Total kami kerahkan 10 unit mobil damkar, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.15 WIB setelah proses penanganan selama kurang lebih 40 menit,” terang Ade.

Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp400 juta. (YUD

0 Komentar