JABAR EKSPRES – Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim menginstruksikan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) agar lebih cermat dalam mempersiapkan seluruh persyaratan dan kelengkapan, baik dari segi teknis maupun administratif, untuk Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua harus dipenuhi sebelum acara peresmian dilakukan.
Hadirnya kedua pasar berkonsep pasar modern itu diharapkan dapat membuat nyaman pedagang, khususnya warga yang berbelanja.
Dedie juga memastikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor siap untuk melakukan beragam penyempurnaan di area pasar tersebut.
Baca Juga:Pimpinan Dewan Sentil Kepala Dinas, Banyak Absen di Pertanggungjawaban APBDBantah Dipetieskan! Kejari Ciamis Klaim Kasus Dugaan Korupsi Revitalisasi Situ Lengkong Panjalu Rampung Tahun Ini
“Tentu saja, ada beberapa hal dukungan dari Pemerintah Kota, seperti perbaikan akses angkot, pencahayaan jalan, trotoar, saluran air, dan pengelolaan sampah,” kata Dedie dikutip Kamis (19/6).
Selain itu, Dedie juga menekankan perlunya Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) untuk kembali berkomunikasi secara efektif dengan pedagang Pasar Bogor, dengan memberikan kemudahan-kemudahan.
Seperti keringanan, prioritas, atau alternatif lain yang dapat mempermudah proses mereka.
“Karena memang proses pembangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor bukanlah sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba, tetapi telah direncanakan jauh-jauh hari sebelumnya,” tutur Dedie.
Ia menegaskan, pembangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor ini juga harus sesuai dengan rekomendasi yang telah diputuskan, termasuk rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dirut Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, mengaku pihaknya terus berkomunikasi dan memonitor kesiapan dua pasar ini untuk segera diresmikan dan menerima pedagang dari Pasar Bogor.
“Ini bertahap. Jadi sekarang prosesnya sudah kurang lebih ada 157 yang sudah booking di Jambu Dua dan 130 di Pasar Sukasari,” jelasnya.
Baca Juga:Kuasa Hukum Ridwan Kamil: Gugatan Lisa Mariana Rp6,5 M Ngawur!Tak Ada Nama Eks Totenham Hotspur, Bojan Hodak Ungkap Pemain Asing Baru Persib!
Terkait prioritas dan kemudahan yang diminta oleh Wali Kota Bogor, Jenal Abidin mengatakan pihaknya sudah berdiskusi dengan pengembang dan jajaran direksi yang juga akan memberikan skema khusus untuk memudahkan pedagang dari sisi pembiayaan menempati kios atau los.
“Kami menyiapkan skema terbaik untuk pencicilan, kemudian disini juga DP bisa dicicil. Kemudian booking fee di Jambu Dua dan Sukasari saja sudah boleh dan kemudian proses pencicilan ada skema khusus, yang sudah disiapkan,” terang Jenal.
Pihaknya pun memastikan bahwa konsep tersebut sudah dijalankan dan pedagang Pasar Bogor sudah bisa pindah ke Pasar Jambu Dua dan Sukasari.
