“Kalau penganggurannya tinggi, apalagi yang tidak punya pendidikan sama sekali, maka jumlah masyarakat yang harus kita bantu melalui bantuan sosial juga akan meningkat. Ini beban yang terus bertambah jika tidak diatasi dari hulunya,” tambahnya.
Sebagai solusi, Pemkot Bandung akan mengoptimalkan pengembangan UMKM di setiap kecamatan dan kelurahan. Pemerintah kota telah merancang program pemberdayaan ekonomi lokal berbasis kewilayahan yang akan dilaksanakan secara menyeluruh di 151 kelurahan di Kota Bandung.
“Kita akan memanfaatkan potensi UMKM sebagai salah satu kunci. Pelatihan keterampilan dan pendampingan usaha akan menjadi fokus utama. Program ini akan kita mulai dan dorong bersama-sama di setiap kelurahan,” tegasnya.
Baca Juga:DLH Kota Cimahi akan Fokuskan Pelarangan Plastik Sekali PakaiDialog Dini Hari dan ‘Suara yang Bertumbuh’ Usai Perjalanan yang Lama
Wali Kota berharap melalui pendekatan multisektor dan kolaboratif ini, angka pengangguran dapat ditekan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif yang merata hingga ke tingkat komunitas. (Dam)
