JABAREKSPRES – Kisruh dualisme Kamar Dagang Industri ( KADIN ) di Jawa Barat kembali memanas setelah Ketua SC Musyawarah Provinsi (Musprov) Kadin Jabar Dony Mulyana Kurnia mengeluarkan ultimatum kepada Almer Faiq Rusydi.
Almer Faiq Rusydi yang kini mengaku sah dari kelompok Arsyad Rasyid untuk segera keluar dari kantor KADIN yang terletak di Jalan Sukabumi Kota Bandung.
Dony mengatakan, Pasca-Munaslub 2024 KADIN sebetulnya sudah kondusif setelah dilakukan Munaslub dan memutuskan Anindya Bakrie sebagai Ketua pusat.
Baca Juga:SunatGO Klinik Khitan Modern Tanpa Jahitan dan Jarum SuntikMyRepublic Wujudkan Komitmen Sediakan Internet Berkualitas untuk Pendidikan!
‘’Ini telah dikukuhkan secara resmi pada 16 Januari 2025 di hadapan Presiden Prabowo Subianto,’’ ujar Dony.
Meski sebelumnya Arsyad Rasyid merasa tidak puas. Namun akhirnya memberikan dukungan terhadap Anindya Bakrie sebagai Ketua KADIN.
Seharusnya, situasi ini jadi acuan untuk menciptakan kondusifitas di KADIN Jawa Barat. Akan tetapi Almer Faiq Rusydi menganggap bahwa hasil Munaslub tidak sah.
Klaim ini, sudah sangat jelas telag melanggar AD/ART dan garis struktural organisasi pusat. Dimana saat ini Agung Suryamal masih menjabat Karetaker KADIN Jawa Barat.
‘’Klaim yang dilakukan oleh Almer Faiq Rusydi adalah ilegal dan tidak sesuai dengan ketentuan organisasi,’’ ujar Donny.
Menurutnya, Almer Faiq Rusydi tidak memiliki Surat Keputusan (SK) dari Anindya Bakrie sebagai ketua umum yang sah di tingkat pusat. SK yang dimiliki oleh Almer sudah tidak berlaku.
Selain itu, Kadin pusat juga tidak mengakui kepemimpinan Almer dan ketua Karateker Agung Suryamal telah menerbitkan surat peringatan (SP).
Baca Juga:Organda Jabar Tolak Taksi Asing yang Beroperasi di Bandung RayaKabel Internet di Kota Banjar Semrawut, Satpol PP akan Tindak Tegas!
‘’Surat itu memperingatkan agar Almer segera menghentikan penggunaan atribut Kadin dan meninggalkan Kantor Kadin Jabar,’’seru Dony.
Jika surat peringatan ini tidak digubris maka akan keluar SP 3 dengan tindakan tegas dengan mencabut keanggotaan KADIN.
Untuk itu, sejak dikeluarkan pernyataan ini, harapannya Almer yang saat ini menduduki kantor KADIN Jabar untuk segera keluar
