10.000 Ibu Dapat Edukasi Gizi Anak Lewat Kolaborasi Alfamart dan SGM Eksplor, Targetkan 100 Titik

Sebanyak 10.000 ibu di seluruh Indonesia menjadi sasaran edukasi gizi anak dalam program yang digelar Alfamart bersama PT Sarihusada Generasi Mahardika (SGM Eksplor) di gerai Alfamart Cinangka, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, pada Rabu (4/6/2025). Foto Istimewa
Sebanyak 10.000 ibu di seluruh Indonesia menjadi sasaran edukasi gizi anak dalam program yang digelar Alfamart bersama PT Sarihusada Generasi Mahardika (SGM Eksplor) di gerai Alfamart Cinangka, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, pada Rabu (4/6/2025). Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sebanyak 10.000 ibu di seluruh Indonesia menjadi sasaran edukasi gizi anak dalam program yang digelar Alfamart bersama PT Sarihusada Generasi Mahardika (SGM Eksplor).

Program ini pun digelar di 100 titik lokasi yang tersebar di 34 kota/kabupaten mulai Juni hingga Agustus 2025.

Kegiatan edukasi dilakukan secara langsung di area terbuka gerai-gerai Alfamart, agar mudah diakses masyarakat.

Baca Juga:Hadapi Persaingan Ketat, Awi Sampurasun Farm Tawarkan Hewan Kurban Premium Bernilai SosialBertambah, Dua Anak Binturong Lahir di Bandung Zoo

Corporate Communication General Manager Alfamart, Rani Wijaya, mengatakan jika perluasan titik pelaksanaan bertujuan untuk menjangkau lebih banyak keluarga, terutama ibu-ibu yang berperan penting dalam pengelolaan gizi anak.

“Dengan 100 titik pelaksanaan, kami ingin menyentuh sebanyak mungkin ibu, memberikan pemahaman mendasar tentang pentingnya gizi seimbang dan zat besi dalam masa pertumbuhan anak,” ujarnya saat berada di gerai salah satu titik Alfamart Cinangka, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, pada Rabu (4/6/2025).

Rani menjelaskan, dengan menyebarkan edukasi ke 100 titik secara serentak dan konsisten, Alfamart dan SGM Eksplor ingin memastikan bahwa informasi penting soal gizi tidak hanya berpusat di kota besar, tetapi menyentuh langsung kehidupan keluarga di berbagai wilayah.

“Gerakan ini bukan hanya kampanye, tapi bentuk komitmen jangka panjang kami untuk mencegah anak-anak Indonesia tumbuh dalam kondisi kekurangan gizi,” tegas Rani.

Adapun program ini menggabungkan pendekatan edukatif dan praktis, termasuk sesi bersama tenaga kesehatan, pemberian makanan tambahan (PMT), serta penyuluhan langsung terkait tanda-tanda kekurangan zat besi dan sumber makanannya.

Di sisi lain, Vice President General Secretary Danone Indonesia, Vera Galuh Sugijanto, menjelaskan jika partisipasi aktif ibu dalam 100 titik ini menjadi bagian dari upaya pencegahan jangka panjang terhadap permasalahan gizi anak di Indonesia.

“Dengan menyebarkan edukasi ke 100 titik, kami ingin membangun kesadaran yang merata, tidak hanya di kota besar, tapi juga di daerah pinggiran. Ini adalah langkah nyata untuk memperluas akses pengetahuan gizi,” ujarnya.

Baca Juga:Deadlock Mediasi Gugatan Lisa Mariana, Kuasa Hukum Ridwan Kamil: Bukan dari Pihak KamiMinta Dukungan KLH, Dua Kepala Daerah Bogor Raya Sejalan Urus Solusi Pengelolaan Sampah

Ia juga menambahkan bahwa fitur Kalkulator Zat Besi yang baru diluncurkan di aplikasi Alfagift menjadi alat bantu tambahan bagi para ibu untuk memantau kecukupan zat besi anak mereka secara mandiri.

“Melalui kolaborasi ini, SGM Eksplor dan Alfamart juga semakin memberikan kemudahan bagi para Bunda di Indonesia untuk cek kondisi zat besi si Kecil melalui Kalkulator Zat Besi yang sudah terintegrasi dengan aplikasi Alfagift. Kolaborasi strategis ini menjadi langkah nyata SGM Eksplor dalam mendorong upaya preventif terhadap kekurangan zat besi pada anak,” ungkapnya

0 Komentar