4. Informasi Bisnis Tidak Transparan
Investasi yang sehat seharusnya menjelaskan secara rinci bagaimana dana investor dikelola, produk apa yang ditawarkan, dan siapa yang mengelola dana tersebut.
Pada investasi bodong, informasi ini biasanya sangat minim, tidak jelas, atau malah sengaja disembunyikan. Tidak jarang juga website atau brosur yang digunakan penuh janji-janji bombastis, tapi minim penjelasan detail.
5. Menggunakan Skema Ponzi atau Piramida
Investasi bodong sering kali mengandalkan sistem perekrutan anggota baru untuk menjaga aliran dana. Imbal hasil yang diterima oleh investor lama sebenarnya berasal dari uang yang disetorkan oleh investor baru. Skema ini dikenal sebagai skema Ponzi atau skema piramida.
Baca Juga:Ini 5 Ciri Makanan yang Mengandung Minyak Babi7 Tanaman Liar yang Bisa Dijadikan Obat, Nomor 3 Pasti Ada di Sekitar Rumahmu!
Jika keuntungan lebih menekankan pada mengajak orang lain bergabung daripada dari keuntungan bisnis nyata, maka itu pertanda kuat investasi tersebut ilegal.
6. Penawaran Gencar via Media Sosial dan Pesan Pribadi
Biasanya, investasi bodong dipromosikan secara agresif melalui media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Telegram. Mereka menyasar banyak orang melalui pesan pribadi dengan janji keuntungan fantastis.
Investasi yang legal biasanya tidak melakukan pemasaran secara sembarangan dan memiliki platform resmi seperti website, kontak pusat layanan, serta alamat kantor yang dapat diverifikasi.
7. Sulit Menarik Dana atau Keuntungan
Pada awalnya, investasi bodong sering membuat korbannya percaya dengan mencairkan keuntungan secara lancar.
Namun, setelah berjalan beberapa waktu dan lebih banyak orang bergabung, proses pencairan dana mulai terhambat atau bahkan tidak bisa dilakukan sama sekali.
Ini merupakan fase kritis sebelum investasi bodong itu akhirnya lenyap dan membawa kabur uang para investor.
8. Tidak Ada Laporan Keuangan atau Transparansi Penggunaan Dana
Salah satu ciri penting investasi yang sehat adalah adanya transparansi, termasuk laporan keuangan yang dapat diakses secara berkala.
Baca Juga:5 Warna Cat Rumah Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Bikin Hoki Makin Deras!Syarat dan Cara Daftar IPDN 2025: Mulai dari Usia, Tinggi Badan, hingga Dokumen Pentin
Dalam investasi bodong, kamu tidak akan mendapatkan laporan keuangan atau informasi apapun mengenai penggunaan dana kamu. Jika kamu merasa tidak tahu ke mana arah uangmu digunakan, sudah seharusnya kamu waspada.
