JABAR EKSPRES – Hari Lahir Pancasila yang diperingati setiap 1 Juni menjadi momen penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Tanggal ini menandai pidato bersejarah Ir. Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), di mana untuk pertama kalinya ia memperkenalkan konsep Pancasila sebagai dasar negara.
Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Gerindra, Syahrir, menilai bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan hanya bentuk penghormatan terhadap sejarah, tetapi juga momentum untuk memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
“Dengan mengenang sejarah dan makna di balik Pancasila, masyarakat Indonesia dapat lebih memahami pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujar Syahrir pada Jumat (30/5/2025).
Baca Juga:Puluhan Tersangka Diringkus, Dua Juta Butir Obat Terlarang Disita Polresta BandungSoroti Polemik BAZNAS Jabar dengan Mantan Pegawainya, Begini kata Pakar Hukum Pidana UNISBA
Ia menambahkan, peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk terus menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam berbagai aspek kehidupan—baik dalam bermasyarakat, berbangsa, maupun bernegara. Dengan begitu, Indonesia dapat tumbuh menjadi negara yang lebih kuat, maju, dan sejahtera.
“Sebagai ideologi negara, Pancasila memiliki peran strategis dalam menjaga keutuhan bangsa. Pengamalan nilai-nilainya memungkinkan masyarakat hidup harmonis dan saling menghargai perbedaan. Memperkuat ideologi Pancasila berarti memperkuat fondasi bangsa untuk mencapai kemajuan dan kesejahteraan,” tegasnya.
Menurutnya, memperkokoh Pancasila juga berarti meningkatkan kesadaran dan pemahaman publik tentang pentingnya nilai-nilai dasar tersebut, sehingga masyarakat dapat berperan aktif sebagai agen perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.
“Pemerintah dan masyarakat harus bersinergi menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengamalan Pancasila, melalui pendidikan, sosialisasi, serta kegiatan-kegiatan yang mempromosikan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Syahrir juga menekankan bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikan, kesejahteraan rakyat, serta implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan dan tindakan nyata. Hal ini bisa diwujudkan melalui peningkatan kesadaran masyarakat, penguatan dialog antar kelompok, serta pengembangan pendidikan berbasis Pancasila.
“Memperkuat Pancasila dan mempersatukan bangsa Indonesia merupakan langkah awal menuju cita-cita Indonesia Raya: bangsa yang berketuhanan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi kemanusiaan yang adil dan beradab, menjaga persatuan, mengedepankan musyawarah, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” pungkasnya.
