8 Nyawa Melayang, Izin Tambang Gunung Kuda Cirebon Dicabut!

Potret pasca longsor di area tambang Gunung Kuda Cirebon/Foto: Radar Cirebon/.
Potret pasca longsor di area tambang Gunung Kuda Cirebon/Foto: Radar Cirebon/.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Izin operasional tambang di Gunung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon resmi dicabut oleh Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat.

Keputusan tegas ini diambil menyusul insiden longsor yang menelan korban jiwa dan mencuatkan kembali persoalan metode penambangan yang keliru.

Kepala Dinas ESDM Jawa Barat, Bambang Tirto Yuliono, menyampaikan bahwa pihaknya telah lama memberikan peringatan kepada perusahaan tambang di lokasi tersebut.

Baca Juga:5 Selamat 7 Tewas, Ini Identitas Korban Longsor Gunung Kuda CirebonBelajar dari Internet, Pria Asal Lembang Sulap Ganja Jadi Cokelat dan Brownies Siap Jual

“Kami sudah berulang kali memperingatkan, termasuk melalui inspektur tambang. Bahkan area tersebut sempat diberi police line oleh Kapolres sebelum kejadian,” ujar Bambang, Jumat (30/5/2025).

Menurutnya, kesalahan fatal dalam metode penambangan menjadi sorotan utama.

Jenis batuan di Gunungkuda seharusnya ditambang dengan sistem terasering dari atas, bukan dari bawah seperti yang dilakukan selama ini.

“Dengan kejadian ini, perizinan langsung kami cabut. Tambang ditutup sementara hari ini, dan malam nanti akan ditutup permanen,” tegas Bambang.

Korban Tewas dan Hilang Bertambah

Hingga Jumat sore pukul 15.42 WIB, tercatat delapan orang meninggal dunia akibat longsor di area tambang.
Selain itu, delapan orang lainnya dilaporkan masih tertimbun.

Para korban bukan hanya pekerja tambang, tapi juga warga sekitar dan diduga beberapa pedagang yang kebetulan berada di lokasi.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, mengatakan bahwa upaya evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan dari Pemkab Cirebon, Dinas ESDM, PMI, dan BPBD.

Posko informasi dan laporan orang hilang juga telah didirikan di dekat lokasi kejadian.

Baca Juga:Update! Korban Tewas Longsor Gunung Kuda Cirebon Capai 7 OrangDua Lansia WBP Lapas Narkotika Bandung Dapat Remisi Khusus

“Kami masih melakukan pencarian dan pendataan. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga yang bekerja di tambang, silakan segera melapor ke posko,” imbaunya.

Wartawan Radar Cirebon Grup Jabar Ekspres melaporkan dari lokasi bahwa diperkirakan masih ada sekitar 10 korban tertimbun di bawah material longsor. Akses ke lokasi evakuasi pun dibatasi demi keamanan.

Seluruh korban yang berhasil dievakuasi dilarikan ke RSUD Arjawinangun untuk penanganan medis lebih lanjut.
Koordinator Pusdalops BPBD Cirebon, Faozan, menyebutkan bahwa kemungkinan korban tertimbun bisa bertambah, mengingat masih terdapat alat berat dan truk tanpa sopir di lokasi kejadian.

0 Komentar