JABAR EKSPRES – Kawasan tambang batu kapur Gunung Kuda di Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat mengalami longsor pada Jumat (30/5).
Melansir dari Radar Cirebon, berdasarkan kesaksian warga sekitar lokasi, korban yang tertimbun longsor Gunung Kuda bisa mencapai 30 orang lebih.
Hal tersebut diungkapkan Edit Jahedi, pemilik warung yang berjualan tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca Juga:Wakil Wali Kota Bandung: Penanganan Banjir Butuh 30 Kolam RetensiRevitalisasi Terminal Bubulak Telan Rp11,2 M, Wawalkot Bogor Wanti-wanti Dishub
Menurutnya, jumlah tersebut terbilang sedikit karena di hari biasanya para pekerja bisa lebih dari 30 orang.
“30 ada (korban). Banyaknya itu pekerja yang belah batu, mandor semuanya lagi kerja. Segini tuh sepi biasanya kalo lagi ramai bisa lebih parah lagi,” ucapnya.
Terkait penyebab longsor, Edit menduga para pekerja mengeruk material paling bawah yang sebelumnya lokasi tersebut pernah longsor juga.
“Bekas longsor dulu, dikeruk bawahnya langsung ambruk gitu, ngga ada tanda-tandanya langsung bruk,” ungkap Edit.
Saat ini tim gabungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan menghentikan sementara pencarian korban longsor di kawasan tambang batu Gunung Kuda, Kabupaten Cirebon.
Langkah tersebut diambil karena pencahayaan di sekitar lokasi sangat terbatas dan berpotensi menyebabkan longsor susulan yang membahayakan keselamatan tim evakuasi.
Menurut Komandan Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhammad Yusron, pencarian akan dilanjutkan pada Sabtu (31/5) pukul 07.00 WIB, dengan dukungan alat berat dan tambahan kendaraan dari dinas terkait.
