DPRD Didorong Jadi Penggerak Pengembangan Ekonomi Kreatif di Daerah

DPRD Didorong Jadi Penggerak Pengembangan Ekonomi Kreatif di Daerah
Ilustrasi ekonomi daerah mengalami kenaikan. (Dok. Pixabay)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, mengajak seluruh anggota DPRD di Indonesia mengambil peran lebih besar dalam mempercepat pengembangan ekonomi kreatif di daerah.

Menurutnya, dukungan legislatif menjadi faktor penting untuk mendorong sektor kreatif tumbuh sebagai penggerak ekonomi baru.

“Ekonomi kreatif saat ini bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi telah menjadi mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional yang dimulai dari daerah. Karena itu peran DPRD sangat strategis,” ujarnya dikutip dari ANTARA, Selasa (7/7/2026).

Baca Juga:Permintaan China Dongkrak Ekspor Rempah Indonesia, Kapulaga Jadi Komoditas UnggulanBupati Tasikmalaya Sebut Program Pemagangan Nasional Solusi Tekan Pengangguran Lulusan Baru

Dalam Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia yang berlangsung di Museum dan Galeri SBY-Ani, Pacitan, Jawa Timur, Minggu (5/7), Riefky menegaskan bahwa ekonomi kreatif kini telah berkembang menjadi salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional yang berawal dari potensi daerah.

Karena itu, DPRD dinilai memiliki posisi strategis melalui tiga fungsi utamanya, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.

Ketiga fungsi tersebut dapat dimanfaatkan untuk menciptakan regulasi yang mendukung pelaku ekonomi kreatif, memperkuat kelembagaan di daerah, mengalokasikan anggaran yang tepat sasaran, serta memastikan berbagai program berjalan secara efektif.

Riefky mengungkapkan, sektor ekonomi kreatif menunjukkan kinerja yang positif sepanjang 2025. Nilai investasi mencapai Rp183,01 triliun atau sekitar 134 persen dari target yang ditetapkan pemerintah. Selain itu, sektor ini telah menyerap sekitar 27,4 juta tenaga kerja, dengan mayoritas atau sekitar 63 persen berasal dari kalangan generasi muda.

Pencapaian tersebut, lanjutnya, mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap potensi industri kreatif Indonesia sekaligus menunjukkan kontribusi sektor tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang terus menguat.

Ia meyakini, penguatan ekosistem ekonomi kreatif di daerah tidak hanya membuka lapangan pekerjaan baru, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat, memperkuat identitas budaya lokal, hingga menciptakan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berkelanjutan.

“Kalau dukungan DPRD berjalan optimal, ekonomi kreatif akan menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan daya saing investasi,” ujarnya.

0 Komentar