Indonesia memiliki sejarah panjang sebagai penghasil rempah-rempah sejak masa penjajahan. Hingga kini, rempah-rempah asal Indonesia tetap menjadi primadona di pasar global karena kualitas dan aroma khasnya yang tidak mudah ditemukan di negara lain.
Di antara berbagai rempah yang diekspor, ada beberapa yang harganya tergolong sangat mahal.
Vanili: Vanili dari Indonesia, khususnya dari Papua dan Maluku, termasuk yang terbaik di dunia. Proses budidaya dan panennya cukup rumit, dan membutuhkan ketelatenan tinggi.
Baca Juga:Meizu Bangkit Lagi! Hadirkan Mblu 21 RAM 12GB Cuma Rp1 Jutaan10 Bunga Pembawa Rezeki yang Wajib Kamu Tanam di Rumah
Karena itulah vanili menjadi salah satu rempah termahal kedua di dunia setelah saffron. Harga ekspor vanili berkisar antara Rp 650 ribu hingga Rp 2,9 juta per kilogram tergantung kualitas dan kadar vanilin di dalamnya.
Cengkeh: Selain digunakan sebagai bahan utama dalam rokok kretek, cengkeh juga dibutuhkan dalam industri makanan, minuman, obat, dan kosmetik.
Di pasar ekspor, harga cengkeh bisa mencapai Rp 500 ribu per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan harga dalam negeri yang sekitar Rp 120 ribu.
Kapulaga: Rempah satu ini kerap digunakan dalam masakan Timur Tengah dan India, serta dalam pengobatan tradisional.
Harga ekspor kapulaga berkisar sekitar Rp 437 ribu per pound (sekitar 450 gram), menjadikannya salah satu rempah paling bernilai tinggi dari Indonesia.
Permintaan terhadap rempah-rempah ini terus meningkat karena tren makanan sehat dan penggunaan bahan alami di industri global. Oleh karena itu, rempah-rempah Indonesia memiliki prospek yang cerah sebagai komoditas ekspor.
3. Buah Ciplukan (Golden Berry)
Ciplukan adalah tanaman liar yang sering tumbuh di lahan kosong, kebun, atau pinggir jalan. Di Indonesia, tanaman ini sering diabaikan dan dianggap sebagai gulma.
Baca Juga:7 Drama Korea Rating Tertinggi Mei 2025 yang Wajib Kamu Tonton!7 Amalan Setelah Subuh yang Bisa Melapangkan Rezeki dan Hidupmu
Namun, siapa sangka, di luar negeri buah ciplukan atau yang dikenal dengan sebutan golden berry ternyata memiliki nilai jual yang tinggi.
Buah ini dikenal memiliki kandungan antioksidan, vitamin C, serta manfaat untuk mengontrol gula darah dan meningkatkan daya tahan tubuh. Karena manfaat kesehatannya, buah ciplukan digemari di pasar Eropa dan Amerika.
Di luar negeri, harga buah ciplukan segar bisa mencapai Rp 130 ribu per setengah kilogram, bahkan bisa lebih mahal di toko organik atau marketplace internasional.
