JABAR EKSPRES – Sebanyak 81 peserta yang terdiri dari guru, kepala sekolah, dan masyarakat mengikuti pelatihan Public Speaking Class for MC Formal yang digelar di SD Negeri 3 Balokang, Kota Banjar, Selasa (27/5/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi komunikasi publik dan keterampilan membawakan acara formal sesuai kaidah protokoler.
Pelatihan yang diselenggarakan oleh SDN 2 dan SDN 3 Balokang ini menghadirkan praktisi protokoler berpengalaman yang telah aktif di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar sejak 2005 hingga 2017, Irma Yuliawati Hartono. Ketua Penyelenggara, Ai Aan Hasanah, menjelaskan, kegiatan ini dirancang dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktik.
“Tujuannya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam berkomunikasi di depan publik, menguasai tata acara protokoler, serta menjadi pembawa acara yang kompeten,” ujarnya.
Baca Juga:GJLS: Ibuku Ibu-Ibu Rilis Poster Blur dan Trailer Absurd, Siap Bikin Penonton Tertawa 12 Juni 2025!Laporkan Parkir Liar! Dishub Cimahi Siapkan Langkah Hukum hingga Libatkan Saber Pungli
Ai Aan Hasanah, yang juga menjabat sebagai Kepala UPTD SDN 2 dan SDN 3 Balokang, menekankan pentingnya regenerasi MC formal di lingkungan sekolah. “Setiap sekolah harus memiliki individu yang mampu menjadi MC profesional dan memahami kaidah keprotokolan. Ini menjadi dasar inisiatif kami menyelenggarakan diklat ini,” tambahnya.
Dengan fokus pada praktik, peserta dilatih langsung untuk simulasi membawakan acara, mulai dari pembukaan, pengaturan panggung, hingga teknik interaksi dengan audiens.
“Harapannya, pelatihan ini dapat melahirkan MC andal yang mampu mengelola acara dengan penuh kesesuaian protokoler serta meningkatkan kualitas gelaran kegiatan di tingkat sekolah maupun masyarakat,” kata H Kaswad.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Drs. H. Kaswad, M.Pd., turut mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan public speaking dan protokoler merupakan bekal penting bagi guru dalam menunjang kegiatan seremonial sekolah. “Kemampuan ini tidak hanya berguna untuk acara internal, tetapi juga membangun citra profesional institusi pendidikan,” ucap Kaswad.
Kegiatan ini dihadiri perwakilan K3S (Kelompok Kerja Kepala Sekolah), Pengawas Sekolah, PGRI Kota Banjar, Komite Sekolah, Baznas, Lumpur Mas, dan Arminareka. (CEP)
