Daftar 10 Negara dengan Mata Uang Terlemah di Dunia 2025, Ada Indonesia!

Negara dengan Mata Uang Terlemah di Dunia 2025
0 Komentar

Dari sisi ketenagakerjaan, data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa jumlah pengangguran di Indonesia per Februari 2025 mencapai sekitar 7,28 juta orang dari total angkatan kerja sebesar 153,5 juta orang. Artinya, meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia masih berlangsung, penyerapan tenaga kerja belum sepenuhnya optimal.

Hal ini menjadi pengingat penting bahwa kestabilan nilai tukar rupiah tidak hanya dipengaruhi oleh faktor eksternal, tetapi juga oleh kekuatan fondasi ekonomi domestik, termasuk kemampuan menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan produktivitas industri dalam negeri.

  1. Som Uzbekistan – Krisis Keuangan

Selanjutnya, terdapat mata uang som dari Uzbekistan yang saat ini termasuk salah satu mata uang dengan nilai tukar terendah di dunia, menempati urutan ketujuh. Berdasarkan data terbaru tahun 2025, nilai tukar 1 dolar Amerika setara dengan sekitar 11.420 som.

Baca Juga:10 Tempat Wisata Jakarta Terkeren Pada Tahun 20259 Batu Permata Termahal di Dunia Ini Dijual Hingga Miliaran per Karat

Pelemahan nilai som disebabkan oleh beberapa persoalan ekonomi yang dihadapi Uzbekistan. Pertama, pertumbuhan ekonomi negara ini tergolong lambat, meskipun terjadi peningkatan pada ekspor energi dan jasa. Kedua, inflasi yang tinggi menyebabkan lonjakan harga barang dan menurunnya daya beli masyarakat.

Ketiga, tingkat pengangguran yang tinggi juga menjadi beban karena banyak warga kesulitan memperoleh pekerjaan. Terakhir, praktik korupsi yang masih marak di berbagai sektor menghambat efektivitas upaya pemerintah dalam memperbaiki kondisi ekonomi.

  1. Franc Guinea – Tertekan Inflasi dan Krisis Politik

Di urutan kedelapan terdapat mata uang franc Guinea (GNF), yang digunakan di negara Guinea, Afrika Barat. Pada tahun 2025, nilai tukar 1 dolar Amerika setara dengan sekitar 8.600,50 franc Guinea.

Pelemahan nilai GNF ini disebabkan oleh sejumlah persoalan serius. Inflasi yang tinggi menyebabkan harga kebutuhan pokok melonjak, sehingga daya beli masyarakat menurun drastis.

Selain itu, konflik militer yang berulang serta ketidakpastian politik akibat kudeta dan kerusuhan sejak 1990-an turut memperparah situasi. Guinea juga harus menghadapi beban tambahan dari arus pengungsi negara tetangga, seperti Liberia dan Sierra Leone, yang terkena dampak konflik regional.

  1. Guarani Paraguay – Tergerus Inflasi

Mata uang guarani, yang merupakan mata uang resmi Paraguay di Amerika Selatan, berada di urutan kesembilan dalam daftar mata uang dengan nilai terendah di dunia. Paraguay dikenal sebagai negara dengan teknologi hidroelektrik yang canggih. Pada tahun 2025, 1 dolar Amerika setara dengan sekitar 7.241 guarani.

0 Komentar