Waspada! Aplikasi RAI Janjikan Keuntungan Besar Secara Instan Berpotensi Scam

Aplikasi RAI Berpotensi Scam
0 Komentar

Yang lebih memprihatinkan, ketika aplikasi ini akhirnya scam dan hilang, para pemimpin atau leader tersebut tidak akan bertanggung jawab. Bahkan, mereka kerap berpura-pura menjadi korban, padahal sebelumnya telah mendapatkan keuntungan besar dari uang Anda.

Penipuan selanjutnya terlihat dari proses pendaftaran. Untuk dapat mendaftar, pengguna harus memiliki kode undangan. Tanpa kode undangan, pendaftaran tidak dapat dilakukan. Selain itu, pendaftaran bisa dilakukan menggunakan nomor telepon sembarangan. Hal ini menjadi indikasi kuat bahwa aplikasi atau situs tersebut merupakan penipuan.

Sebagai contoh, saya mencoba mendaftar kembali menggunakan kode undangan yang sudah saya miliki. Kemudian saya masukkan nomor telepon secara acak, dan ternyata proses pendaftaran tetap berhasil. Ini jelas merupakan pertanda mencurigakan.

Baca Juga:Bank Indonesia Segera Musnahkan Uang Rp75.000, Buruan Koleksi Sekarang!7 Tips Paling Joss Mengelola Uang Saat Remaja Agar Cepat Kaya

Ciri khas lain dari aplikasi penipuan seperti ini adalah memberikan fasilitas gratis di awal untuk menarik perhatian para pengguna—sering kali disebut “bebek-bebek dungu” dalam istilah kasarnya. Misalnya, tersedia akun peserta pelatihan dengan lima tugas per hari, dan setiap tugas dibayar Rp2.000. Tugas-tugas ini sangat mudah, seperti menjawab pertanyaan-pertanyaan acak.

Namun, meskipun jawaban tidak sesuai atau hanya diketik sembarangan, tugas tetap dinyatakan berhasil. Lantas, apa sebenarnya fungsi dari tugas-tugas ini? Tidak ada. Semuanya hanyalah kedok untuk membuat pengguna merasa aplikasi ini benar-benar menghasilkan uang.

Lalu dari mana aplikasi ini membayar para pengguna? Jawabannya adalah dari deposit para member itu sendiri, terutama dari pembelian akun “staf sementara” dan berbagai level keanggotaan lainnya. Dengan kata lain, uang yang dibayarkan kepada pengguna lama berasal dari dana pengguna baru.

Siapa yang diuntungkan? Tentu saja member lama. Dan siapa yang dirugikan? Member baru yang pada akhirnya akan menjadi korban. Hal ini akan terjadi ketika aplikasi mulai scam (menghilang dan menipu). Saat ini mungkin belum terlihat korban karena aplikasi masih berjalan. Namun, percayalah—cepat atau lambat, aplikasi ini pasti akan scam, dan ketika saat itu tiba, akan muncul banyak korban, terutama dari kalangan pengguna baru.

0 Komentar