JABAR EKSPRES — Sebanyak 11 calon jemaah haji asal Jawa Barat dilaporkan meninggal dunia dalam proses pelaksanaan ibadah haji tahun 2025. Informasi tersebut disampaikan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Barat, Jumat (23/5).
Menurut Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Jabar, Boy Hari Novian, tujuh dari total jemaah yang wafat meninggal dunia saat masih berada di Indonesia, sebelum bertolak ke Tanah Suci. Sementara empat lainnya meninggal di Arab Saudi dan telah dimakamkan di Mekah.
“Per 20 Mei 2025, total ada 11 jemaah yang wafat. Tujuh orang meninggal saat masih di tanah air, sedangkan empat lainnya meninggal di Arab Saudi dan langsung dimakamkan di sana,” jelas Boy.
Baca Juga:Gawat! Cimahi Puncaki Daftar Pengangguran di Jabar, Didominasi Usia MudaDiskominfo Kota Bogor Tingkatkan Edukasi Anggota KIM Tentang Pemanfaatan Medsos Era Digitalisasi
Hingga saat ini, sekitar 23.500 jemaah haji asal Jawa Barat telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Rinciannya, sebanyak 39 kloter atau 16.938 jemaah berasal dari Embarkasi Bekasi (JKS), dan 15 kloter atau 6.562 jemaah dari Embarkasi Kertajati (KJT).
Tahun ini, total calon jemaah haji dari Jawa Barat yang terdaftar mencapai 38.723 orang, yang terbagi dalam 89 kloter keberangkatan.
Boy memastikan pihaknya terus berupaya maksimal agar seluruh proses ibadah haji, mulai dari keberangkatan hingga pelaksanaan di Arab Saudi, berjalan lancar dan aman bagi para jemaah.
“Kami sudah menyiapkan seluruh tahapan dengan seksama, demi kelancaran ibadah jemaah haji asal Jawa Barat,” pungkasnya.
