Trauma Diterjang Banjir Bandang, Warga Nyalindung KBB Tagih Janji Gubernur Jabar

Dede Sumiati (61), warga Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, KBB tengah duduk di depan rumahnya. Rabu (21/5). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Dede Sumiati (61), warga Desa Nyalindung, Kecamatan Cipatat, KBB tengah duduk di depan rumahnya. Rabu (21/5). Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Sementara itu, Kepala Desa Nyalindung Oo Suprianta mengatakan, berdasarkan hasil pendataan ada 25 rumah berisi 37 kepala keluarga (KK) dan 150 jiwa yang terdampak banjir bandang. Namun berdasarkan surat pernyataan yang disepakati, hanya 27 KK yang siap untuk direlokasi.

“Salah satu sarat relokasi kan surat pernyataan kesiapan dari warga, ada 27 KK yang siap direlokasi. Sisanya menolak dengan berbagai alasan seperti memiliki nilai sejarah dan lain-lain,” kata Oo.

Dia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan Tanah Kas Desa (TKS) seluasi 1,2 hektare di Kampung Tonjong, RT 01/02, Desa Nyalindung untuk merelokasi warga. Bahkan, lahan tersebut baru-baru ini sudah disurvey Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkirm) Provinsi Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga:Pemilik Bangunan di Bantaran Sungai Kota Kembang Diultimatum, Erwin: Tindakan Zalim Mengambil Hak Publik!Cimahi Raih Indeks Ketahanan Tertinggi, Diakui Paling Tangguh Hadapi Bencana se-Jawa Barat

“Kemarin Disperkim provinsi sama KBB sudah survey ke lokasi relokasinya. Kalau semua persyaratan sudah lengkap kami ajukan ke provinsi,” ujar dia. (Wit)

0 Komentar