Aplikasi Rinck Janjikan Keuntungan Besar Tapi Gunakan Modus Scam

Aplikasi Rinck scam
0 Komentar

Oleh sebab itu, gunakan logika sehat. Tidak ada cara mudah untuk mendapatkan uang secara instan tanpa usaha yang masuk akal—kecuali melalui penipuan berkedok investasi bodong.

Selanjutnya, aplikasi penipuan semacam ini biasanya hanya menguntungkan orang-orang yang bergabung di awal saja. Hal ini karena mereka menerapkan sistem referal hingga tiga tingkat, yaitu:

– Level pertama: 12%

– Level kedua: 4%

– Level ketiga: 2%

Jadi, tidak mengherankan jika banyak orang berlomba-lomba mengundang Anda untuk bergabung dengan aplikasi ini. Selain itu, aplikasi ini juga menawarkan bonus rabat dan tingkatan jabatan di dalam sistemnya.

Baca Juga:BYD YangWang U7 Revolusi Otomotif dari Tiongkok yang Kalahkan Tesla5 Rekomendasi SSD Eksternal Portable Tebaik Bisa Transfer File Secepat Kilat

Contohnya, pengguna yang mencapai level Interasisten—dengan mengundang 15 orang—dijanjikan mendapatkan penghasilan bulanan sebesar Rp2.500.000. Sementara itu, jabatan tertinggi seperti Marketing Director diklaim bisa memperoleh gaji bulanan hingga Rp135 juta. Perlu diketahui, gaji ini berasal dari dana deposit seluruh anggota, yang artinya kalian sebenarnya sedang iuran untuk membayar para “leader” di atas kalian.

Selain aplikasi tersebut, ada juga aplikasi penipuan lain dengan pola serupa. Tugasnya hampir mirip, seperti memberikan rating pada produk. Aplikasi ini juga mengklaim telah bekerja sama dengan brand-brand ternama untuk menarik kepercayaan pengguna.

Sistem referal pun tetap digunakan, yang pada dasarnya hanya menguntungkan orang-orang yang lebih dulu bergabung. Modal minimum yang ditetapkan sekitar Rp300.000, dengan janji bahwa dana tersebut akan kembali dalam waktu satu bulan. Padahal, ini jelas merupakan investasi bodong, apalagi jika melihat imbal hasilnya yang sangat tidak masuk akal, yakni 12% per hari.

Aplikasi seperti ini bahkan sudah berkembang pesat di Indonesia. Mereka kerap melakukan kegiatan sosial, mendirikan kantor, dan mengadakan berbagai pertemuan untuk membangun kepercayaan masyarakat. Namun, semua itu hanyalah strategi umum yang dilakukan oleh skema Ponzi untuk menjaring korban.

Jangan mudah tertipu dengan aktivitas-aktivitas tersebut. Ketika aplikasi ini tutup atau para pengelolanya melarikan diri, maka kantor-kantor mereka akan ikut ditutup, dan para “leader” yang sebelumnya mendapat keuntungan besar akan menghilang tanpa tanggung jawab.

0 Komentar