JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berkomitmen perkuat sistem mitigasi kebencanaan, sebagai langkah preventif hadapi potensi bencana yang menghantui Kota Kembang.
Sebagai wilayah yang masuk ke dalam Cekungan Bandung, Kota Kembang sendiri dikelilingi lima sesar aktif, yakni Sesar Lembang, Sesar Legok Kole, Sesar Jati, Sesar CT (Cileunyi-Tanjungsari), dan Sesar Cicalengka. Hal ini mengindikasikan bahwa gempa bumi sewaktu-waktu bakal menerjang Kota Bandung.
Sebagai langkah preventif, Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Soni Bahktiar menyebut, pihaknya bakal kembali membangun Kampung Siaga Bencana (KSB) di dua lokasi rawan bencana. Adapun dua kawasan yang dipilih yakni Kecamatan Cidadap dan Kecamatan Sukasari.
Baca Juga:Ekonomi Kian Sulit, Ribuan Pekerja Hotel di Jabar Dapat Pengurangan Jam KerjaGenjot PAD, Bupati Jeje Perkuat Promosi Destinasi Wisata Unggulan
Diaku Soni, prioritas pembangunan KSB bakal terlebih dahulu dilakukan di kawasan zona merah.
“Kami sudah petakan mana saja wilayah yang berada di zona merah, kuning, dan hijau, pembangunan KSB difokuskan dulu di zona merah,” ungkapnya.
Apabila hal ini terealisasi, Kota Bandung total miliki KSB di empat wilayah yang sebelumnya telah dibangun di kawasan Mandalajati dan Ujungberung. Rencananya, Pemkot Bandung bakal membangun 15 KSB di wilayah yang masuk ke dalam zona rawan bencana. (Dam)
