JABAR EKSPRES – Batu akik sudah sejak dahulu dikenal sebagai salah satu perhiasan termahal yang tak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga nilai historis, dan spiritual.
Negeri ini dikenal sebagai salah satu penghasil batu akik terbaik dan terbesar di dunia, dengan ragam jenis dan corak batu yang menawan serta kaya warna.
Beberapa di antaranya bahkan sudah terkenal sampai ke mancanegara.
Memasuki tahun 2025, tren batu akik kembali bergeliat. Sejumlah jenis batu mulia ini mulai menjadi buruan para kolektor dan pedagang karena dinilai memiliki potensi nilai jual tinggi.
Baca Juga:Cara Jual Uang Kuno ke Bank atau Kolektor Agar Untung hingga Puluhan JutaSyarat Pengajuan KUR BSI 2025, dari Kecil hingga Super Mikro
Lantas, apa saja batu akik yang diprediksi menjadi yang paling mahal dan paling dicari di tahun ini? Berikut ulasannya.
1. Batu Akik Garut
Batu akik asal Garut, Jawa Barat, tak hanya terkenal di tingkat nasional, tapi juga sudah mendapat pengakuan dunia.
Kota Garut dikenal sebagai salah satu pusat tambang batu akik terbaik yang menghasilkan batu dengan corak sangat khas dan memikat.
Kombinasi warna seperti putih, krem, merah bata hingga hijau zamrud menjadi ciri utama batu ini.
Corak unik yang menyerupai motif batuan alam atau pemandangan ini membuat batu akik Garut kerap menjadi primadona.
Banyak kolektor bersedia merogoh kocek dalam-dalam demi mendapatkan batu ini, apalagi jika kualitasnya tinggi dan bentuknya sudah diasah menjadi perhiasan mewah.
2. Batu Akik Bacan
Dikenal berasal dari Pulau Bacan, Maluku Utara, batu akik jenis ini sangat fenomenal karena keindahan warnanya yang khas, hijau toska dengan kilau menawan.
Baca Juga:Peluncuran GTA VI Mundur ke 2026, ini Alasan RockstarKlaim Saldo DANA Gratis hingga Rp50.000 Cukup Buka Amplop ini
Keistimewaan lainnya, batu bacan memiliki sifat alami yang unik, yakni kemampuannya berubah warna seiring waktu karena proses oksidasi alami.
Pada tahun 2025, batu bacan diprediksi akan terus mendominasi pasar batu akik karena kelangkaannya semakin meningkat.
