“Dari 200 ton itu, tentunya jenis sampahnya macam-macam, ada sampah plastik, sampah kertas, dan lainnya. Cuma memang dominan sampah plastik,” kata Doni.
Untuk itu pihaknya berupaya keras menggandeng masyarakat supaya terlibat langsung dalam pengelolaan lingkungan, minimal tak membuang sampah ke sungai dan mau membersihkan sampah di sungai.
“Mengkampanyekan mengajak masyarakat peduli sampah. Memang saat ini sebagian kecil sudah tergerak kita adakan pembinaan yang berkolaborasi dengan kita,” tandasnya. (Wit)
