Selanjutnya, pada bagian “Profil Perusahaan”, disebutkan bahwa nama perusahaannya adalah RAI Rasio Kecerdasan Buatan Terbatas, yang diklaim didirikan pada tahun 2024 dan berada di bawah otorisasi perusahaan induk bernama Graphcore. Namun, berdasarkan pola yang ada, ini sangat jelas merupakan penipuan.
Meskipun nantinya akan ada kantor-kantor fisik, kegiatan sosial, dan pembentukan komunitas di berbagai daerah, semua itu tidak dapat dijadikan jaminan keaslian. Taktik serupa sudah sering dilakukan oleh aplikasi-aplikasi Ponzi sebelum RAI untuk menarik korban.
Di dalam aplikasi ini juga terdapat berbagai posisi, seperti Pemimpin Tim, Pengawas Magang, hingga Mitra Kota. Untuk mencapai posisi tersebut, pengguna harus mengundang orang lain sebanyak-banyaknya.
Baca Juga:7 Endorse Brand Terburuk Sepanjang Masa Ini Rugikan Banyak PihakAlasan Honda Brio jadi Mobil Terlaris hingga Saat Ini Padahal Begini Fiturnya
Terkait gaji yang ditawarkan untuk setiap tingkatan jabatan di aplikasi ini, sumber dananya berasal dari deposit semua anggota. Dengan kata lain, sistem ini hanyalah bentuk patungan sesama pengguna untuk membayar para pemimpin mereka.
Selanjutnya, terdapat fitur undian berhadiah. Untuk dapat memutar undian ini, pengguna diwajibkan terlebih dahulu mengundang orang lain atau melakukan deposit. Selain itu, tersedia juga fitur amplop merah, di mana pengguna bisa mendapatkan kode tertentu.
Ada pula event undang teman. Salah satu ciri khas dari aplikasi berjenis Ponzi seperti ini adalah adanya sistem referal, di mana pengguna akan mendapatkan komisi dari orang yang mereka undang hingga tiga tingkat, level pertama sebesar 10%, level kedua 3%, dan level ketiga 1%. Sistem ini pada akhirnya hanya menguntungkan mereka yang lebih dahulu bergabung. Oleh karena itu, jangan heran jika nantinya banyak orang yang mengundang Anda untuk bergabung ke dalam aplikasi ini.
Terkait posisi di dalam aplikasi, untuk menjadi Pemimpin Tim, pengguna harus mengundang 16 anggota di tingkatan S dan akan mendapatkan gaji bulanan sebesar Rp1.280.000. Sedangkan untuk menjadi Mitra Kota, pengguna harus mengundang tiga manajer resmi dan dijanjikan gaji bulanan hingga Rp300 juta.
Dapat dipastikan bahwa ini adalah bentuk penipuan investasi bodong.
Selain modus menjawab pertanyaan AI, aplikasi ini juga menawarkan skema investasi lain, seperti pengembalian 0,96% dalam 1 hari atau bahkan 2% dalam 1 hari. Penawaran ini jelas sangat tidak masuk akal dan merupakan indikasi kuat penipuan.
