Sayangnya belum ada tindak lanjut dari OJK untuk mengatisipasi terjadinya penipuan dari aplikasi ini. Padahal jika sampai hal itu terjadi, maka dipastikan kerugian yang akan diderita masyarakat tidaklah sedikit, mengingat aplikasi ini sudah menyebar luas hingga ke daerah-daerah di luar pulau Jawa.
OJK hanya memberikan peringatan melalui media sosialnya, dengan postingan-postingan edukasi agar masyarakat berhati-hati terhadap modus penipuan aplikasi online.
Sementara masyarakat yang disasar atau menjadi target dari aplikasi-aplikasi ini adalah kaum ibu-ibu di daerah-daerah yang tidak menggunakan media sosial sehingga langkah ini dinilai kurang tepat sasaran.
Baca Juga:5 Cara Jual Uang Kuno di Platform Online, Cepat Laku dengan Harga TinggiTERBARU, Link DANA Kaget Hari ini, Ada Saldo Gratis Hingga Rp150.000 Untuk Diklaim
OJK harus mencari formula baru cara edukasi yang tepat agar bisa menyentuh masyarakat hingga ke daerah-daerah yang menjadi target pasar aplikasi investasi bodong ini.
