Bahkan, ada ancaman lain yang menyebut kemungkinan serangan dalam dua bulan ke depan menggunakan bom paku yang sedang dirakit.
Selama lebih dari 30 menit penayangan Live Chat tersebut, akun itu terus menyebarkan ujaran kebencian, tidak hanya terhadap Dedi Mulyadi secara pribadi, tetapi juga terhadap wilayah Jawa Barat, bahkan menyebutkan Cianjur sebagai salah satu sasaran.
