JABAR EKSPRES – Masalah sampah yang belum juga tuntas di Kota Cimahi terus menjadi tantangan bagi pemerintah daerah, termasuk jajaran di tingkat kecamatan dan kelurahan. Kebiasaan masyarakat yang masih kerap membuang sampah sembarangan serta belum terbiasa memilah sampah secara mandiri menjadi sorotan utama.
Kondisi ini terlihat di wilayah Cimahi Selatan, yang memiliki tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi. Akibatnya, sampah kerap menumpuk hingga ke bahu jalan.
Menanggapi hal ini, Camat Cimahi Selatan, Cepi Rustiawan, menyebut kunci utama dari permasalahan ini adalah perubahan perilaku masyarakat. Menurutnya, masih banyak warga yang belum terbiasa memilah sampah dari rumah dan cenderung membuang sembarangan.
Baca Juga:Sambangi Combiphar, BPOM Dorong Industri Farmasi Riset Dalam Negeri Demi Kemajuan Kesehatan NasionalHindari Tabrakan, Truk Bermuatan Kain Terguling di Ciamis
“Termasuk bagaimana sampah ini bisa menjadi aktivitas ekonomi, kita juga berupaya menuju ke sana,” lanjutnya.
Untuk mendorong perubahan perilaku tersebut, Cepi menjelaskan bahwa pihak kecamatan hingga kelurahan telah membentuk tim khusus. Tim ini bertugas mengasosiasikan dan menyosialisasikan kebiasaan memilah sampah kepada masyarakat.
“Yang biasanya kebiasaannya tidak mau memilah, kini harus memilah. Kalau sudah banjir akibat penyumbatan saluran oleh sampah, kan gimana?” tegasnya.
“Dan alhamdulillah dari DLH sudah memberikan jawaban, tanggal 21 sampai 27 April ini akan ada program clean up,” ungkap Cepi.
