Selama masa pembersihan itu, masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah ke TPS terlebih dahulu. Setelah program selesai, penjadwalan ulang pembuangan sampah dari tingkat RT, RW, hingga kelurahan akan diberlakukan.
“Nanti akan diatur lagi, karena kita juga terbatas dalam pembuangan sampah ke Sarimukti, hanya 17 ritase,” jelasnya.
Cepi memaparkan, dari hasil survei sebelumnya bersama DLH, warga Cimahi rata-rata menghasilkan sampah sebanyak 0,4 kilogram per orang per hari. Dengan padatnya jumlah penduduk, volume sampah pun menjadi tantangan besar setiap hari.
Baca Juga:Sambangi Combiphar, BPOM Dorong Industri Farmasi Riset Dalam Negeri Demi Kemajuan Kesehatan NasionalHindari Tabrakan, Truk Bermuatan Kain Terguling di Ciamis
“Dalam hal ini, tetap apapun itu permasalahan sampah, kita harus tetap berinovasi. Karena masalah sampah itu harus diawali dengan pengolahan sampah rumah tangga,” tutupnya. (Mong)
