Dukung Kelancaran Mudik 2025, DBMPR Jabar Bangun 55 Posko Piket Lebaran

Sebaran Posko Piket Lebaran DBMPR Jabar
Sebaran Posko Piket Lebaran DBMPR Jabar
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menyambut musim mudik 2025, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jawa Barat berkomitmen mendukung kelancaran perjalanan para pemudik dengan mendirikan Posko Piket Lebaran.

Kepala DBMPR, Bambang Tirtoyuliono, menjelaskan bahwa sebanyak 55 posko akan didirikan di seluruh wilayah Jawa Barat. “Itu tersebar di wilayah Jabar,” terangnya.

Bambang menyampaikan, posko-posko tersebut akan dikelompokkan berdasarkan wilayah UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah), dengan rincian sebagai berikut: UPTD I yang mencakup wilayah Bogor dan Bekasi memiliki 8 posko, UPTD II wilayah Sukabumi memiliki 9 posko, dan UPTD III yang meliputi Bandung, Garut, Sumedang, Purwakarta, Subang, dan Karawang akan memiliki 12 posko.

Baca Juga:Target Besar Pemkot Bandung: Episentrum Sepakbola NasionalPolres Cimahi Bongkar 15 Kasus Narkoba Selama Ramadan, Barang Bukti Capai Rp5 Miliar

Selanjutnya, UPTD IV yang mencakup Sumedang dan Garut memiliki 11 posko, UPTD V yang mencakup wilayah Tasikmalaya, Cirebon, dan Kuningan akan ada 5 posko, serta UPTD VI di Majalengka yang akan mendirikan 10 posko.

Menurut Bambang, posko-posko ini akan menyediakan berbagai fasilitas untuk kenyamanan pemudik, seperti toilet, alat kesehatan, air mineral, dan tempat istirahat.

“Kami ingin, posko itu jadi salah satu penunjang kelancaran mudik. Bagi para pemudik, jika lelah silahkan mampir ke posko,” sambungnya.

Di posko tersebut, pemudik juga akan mendapatkan informasi penting terkait jalur mudik, lokasi rawan bencana, serta jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. Nantinya juga bakal ada petugas piket yang siap memberikan update informasi terkini.

Selain posko, DBMPR juga telah berupaya memantabkan jalur – jalur provinsi yang biasa dilalui untuk mudik. Mulai dari penambalan lubang jalan hingga beberapa perbaikan.

Untuk mengantisipasi bencana di sepanjang jalur mudik, DBMPR juga akan menyiagakan unit pemulihan bencana (Disaster Relief Unit/DRU). Unit ini dilengkapi dengan peralatan berat, termasuk unit pemadat dan truk, yang siap membantu jika terjadi keadaan darurat.(son)

 

0 Komentar