JABAR EKSPRES – Insiden nahas menimpa seorang driver ojek online (ojol) bernama Raka (22) yang dikeroyok brimob saat ia tengah beristirahat di bawah flyover dekat Jakarta Convention Center (JCC), Senayan.
Tanpa diduga, sekelompok polisi yang sedang berupaya membubarkan massa aksi demonstrasi Tolak UU TNI dari Jalan Gatot Subroto menuju Senayan, tiba-tiba menangkapnya.
“Dikira mahasiswa, padahal gue ojol. Lagi istirahat di sini karena baterai habis. Gak ada pesanan juga, ya udah gue nunggu di sini,” ungkap Raka setelah mendapat pertolongan medis.
Baca Juga:Bakso Tjap Haji: Bakso Autentik Kualitas Premium Menghadirkan Bakso Halal dengan Standar TinggiCatat ini Jadwal dan Cara Daftar Ulang SNBP 2025 di Semua PTN
Namun, nasib berkata lain. Begitu ditangkap, puluhan aparat langsung mengerumuninya dan melayangkan pukulan bertubi-tubi dengan pentungan serta tendangan.
“Langsung diserbu sekitar 20-an Brimob,” ujar Raka.
Tak hanya itu, ia juga dipaksa mengakui dirinya sebagai mahasiswa peserta aksi.
Akibat pengeroyokan itu, Raka mengalami luka di kepala serta memar di tangan dan kakinya. Meski begitu, ia tetap mencoba tegar.
“InsyaAllah aman,” ujarnya memastikan kondisinya baik.
