Soroti Maraknya Calo BPJS Berkedok Relawan, Begini Kata Komisi IV DPRD Bandung Barat

Ketua Komisi IV DPRD Bandung Barat Nur Djulaeha saat ditemui di Ngamprah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
Ketua Komisi IV DPRD Bandung Barat Nur Djulaeha saat ditemui di Ngamprah. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Komisi IV DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) Nur Djulaeha menyoroti maraknya calo Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang beredar di sejumlah layanan kesehatan.

Menurutnya, jasa pihak ketiga yang tidak jelas (calo) itu kerap memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat saat mendaftar BPJS. “Kami banyak mendapat keluhan dari masyarakat soal keberadaan calo, dan kami sudah membahas hal itu juga dengan dinas terkait,” kata Nur saat dikonfirmasi, Kamis (13/3/2025).

Ia menilai, keberadaan calo sangat meresahkan masyarakat. Apalagi mereka (calo) kerap menawarkan sejumlah nominal dengan iming-iming kartu BPJS selesai dalam satu hari.

Baca Juga:KAI Daop 2 Siapkan 25 Lokomotif, Perawatan Tuntas Jelang Angkutan LebaranMasyarakat Ogah Rugi, Pedagang Sebut Minyakita Mulai Tak Dilirik Lagi

“Biasanya para calon BPJS ini berkeliaran di beberapa rumah sakit termasuk di Dinas Kesehatan (Dinkes). Jadi warga yang akan mengurus BPJS itu didatangi dan ditawarkan jasa untuk mengurus pendaftaran kepesertaan BPJS dalam satu hari. Karena kan pendaftaran UHC itu bisa selesai satu hari,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sebelumnya Komisi IV DPRD Bandung Barat melakukan inspeksi dadakan (sidak) ke RSIA Kartini di Jalan Raya Padalarang-Gunung Bentang.

Di sana, Nur mendapati oknum calo yang menawari jasanya kepada masyarakat dalam pembuatan BPJS. “Di sana ada temuan dan sudah diakui oleh pihak RSIA Kartini adanya oknum calo BPJS,” ungkapnya.

0 Komentar