JABAR EKSPRES – Menjelang angkutan Lebaran 2025, PT KAI Daop 2 Bandung memastikan kesiapan sarana perkeretaapian dengan menyelesaikan perawatan besar pada seluruh lokomotif yang akan beroperasi.
Sebanyak 25 lokomotif telah dipersiapkan, dan saat ini hanya menjalani perawatan harian untuk memastikan performa optimal selama masa angkutan Lebaran yang berlangsung 21 Maret hingga 11 April 2025.
Selain daily check, KAI juga menjalankan perawatan berkala seperti P1 (bulanan), P3 (tiga bulanan), P6, dan P12, yang mencakup pengecekan mesin, rangka bawah, hingga sistem pengereman.
Baca Juga:Masyarakat Ogah Rugi, Pedagang Sebut Minyakita Mulai Tak Dilirik LagiPaguyuban Pasar Cimindi Dinilai Berperan Tekan Inflasi di Cimahi, Meski Revitalisasi Masih Diharapkan
“Tujuan kami cuma satu, memastikan bahwa lokomotif siap operasi. Semua dicek, mulai dari mesin, rangka bawah, hingga sistem pengereman,” jelas Kuswardoyo.
Untuk mengakomodasi lonjakan penumpang, KAI menambah 5 kereta tambahan, yakni KA Lodaya sebanyak 2 perjalanan, KA Argo Parahyangan, KA Kutojaya Selatan, dan KA Pasundan Tambahan.
Selain itu, KAI juga menyiapkan posko kesehatan dan keamanan di stasiun serta layanan kesehatan mobile bagi penumpang yang mengalami masalah kesehatan selama perjalanan. Jika ada penumpang yang sakit di dalam kereta, petugas akan memberikan pertolongan di stasiun pemberhentian terdekat atau merujuknya ke rumah sakit jika diperlukan.
“Yang jelas, kalau pada masa angkutan Lebaran ataupun hari-hari biasa, sebetulnya tidak ada perbedaan ya. Pelayanan kita standar yang tetap sama. Mau Lebaran, Natal, atau apapun, tetap sama, kita berusaha memberikan pelayanan yang terbaik dengan standar yang sama,” tutup Kuswardoyo.
