JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi menegaskan pentingnya inventarisasi penyebab banjir yang kerap melanda wilayahnya. Penanganan banjir dinilai perlu dilakukan secara makro dan mikro untuk mendapatkan hasil yang optimal.
Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudhistira, menyebutkan penanganan mikro bisa dilakukan dengan memperbaiki sistem drainase yang fungsinya kurang optimal.
Menurutnya, beberapa upaya lain seperti pembuatan kolam retensi, juga menjadi solusi jangka pendek.
Baca Juga:Soal Kasus MinyaKita, Polisi Sebut Diduga Ada 3 Distributor yang TerlibatSering Dilanda Banjir Musiman, Ini Strategi Pemkab Bandung!
Menurutnya, proyek sodetan di wilayah Cimindi-Cigugur Tengah telah berjalan dengan pembebasan lahan di bantaran sungai yang dilakukan secara bertahap oleh pemerintah.
“Tapi kalau seandainya di hilirnya di Margaasih belum tuntas, pasti selalu terjadi overload,” ungkapnya.
“Ini yang harus kami kejar, Pak Wali Kota akan konsen terhadap penyelesaian banjir di Cigugur, Cimahi Selatan, atau Melong,” jelas Adithia.
