JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung berencana bakal menambah kolam retensi di kawasan Summarecon, Kota Bandung. Hal ini sebagai bentuk penyelesaian permasalahan banjir di wilayah Gedebage.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menilai, kolam retensi dianggap penting guna menyelesaikan permasalahan banjir menahun di kawasan Bandung Timur tersebut.
Terlebih, diakuinya, beberapa aliran sungai di wilayah Gedebage sudah tak sanggup menampung debit air apabila hujan intensitas tinggi turun.
Baca Juga:Hadapi Cuaca Ekstrem, Wakil Wali Kota Cimahi Soroti Kesiapan BPBDViral Dugaan Pembegalan di Setiabudi Bandung, Polisi Terus Kejar Pelaku!
“Kalau banjir Gedebage itu kan karena luapan sungai. Nah di Gedebage ini jumlah debit air memang di luar kapasitas sungai, jadi yang sekarang tertinggal berupa genangan-genangan disetiap perumahan,” kata Farhan, di Balaikota Bandung, Selasa (11/3).
Farhan tak menampik bahwa kolam retensi yang sebelumnya sudah terbangun di kawasan Bandung Timur memang belum berjalan optimal. Maka dari itu, sudah sepatutnya kawasan Gedebage memiliki kolam retensi yang memiliki daya tampung yang cukup besar.
“Kolam retensi itu sebetulnya memang kurang optimal karena jumlahnya kurang banyak dan juga daya tampungnya kecil.
Dan untuk daya tampung yang lebih besar kita akan kerjasama dengan pihak Summarecon,” ujarnya
Disinggung jumlah daya tampung dan target realisasi penghadiran kolam retensi tersebut, Farhan tak menjelaskan secara rinci soal besaran anggaran dan kapan terkait waktu dimulainya pembangunan tersebut.
Namun, diakui Farhan, permohonan izin pembangunan telah diberikan kepada pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) selaku pemangku kepentingan.
“Tapi untuk membuka pintu Summarecon kita harus mendapatkan izin dari BBWS. Sekarang sedang dalam proses izin BBWS,” ungkap Farhan.
Pihaknya pun meminta maaf kepada masyarakat Kota Bandung terkait bencana banjir yang sepekan lalu banyak menggenang berbagai wilayah Kota Kembang.
Baca Juga:Oknum Pungli Bantuan Usaha Mikro di UPZ Baznas Banjar Harus Ditindak Tegas, POSNU: Ini Sangat Memalukan!Pemkot Bandung Bakal Tindak Tegas Produsen Minyakita yang Langgar Aturan, Erwin: Taubat Yah!
Dirinya mengaku, Pemkot Bandung bakal semaksimal mungkin menyelesaikan permasalahan banjir ini.
“Walaupun banjir dan tidak nyaman, kami mohon maaf atas hal itu. Kita akan kerja sekuat mungkin agar tak timbul kerugian dan juga korban,” pungkasnya (Dam)
