Penyelesaian Permasalahan Banjir Pemkot Bandung Dinilai Salah Langkah, Begini Kata Ahli!

Ilustrasi Banjir yang beberapa hari lalu menggenangi wilayah Gedebage, Kota Bandung. (Sadam Husen / Jabar Ekspres)
Ilustrasi Banjir yang beberapa hari lalu menggenangi wilayah Gedebage, Kota Bandung. (Sadam Husen / Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pakar Perencanaan Wilayah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Nat Nandi menilai penyelesaian permasalahan banjir yang diimplementasikan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung dinilai keliru.

Diakuinya, pembangunan infrastruktur mulai dari kolam retensi hingga pengadaan rumah pompa (Rupom) di titik-titik wilayah genangan bukanlah cara dalam hal penyelesaian banjir. Hal ini melainkan wujud implemantasi program jangka pendek yang bersifat generik.

“Fokuskan terlebih dahulu dalam mengembalikan perbukitan sebagai wilayah resapan air. Koordinasikan dengan para pemangku wilayahnya, bisa melalui Gubernur atau langsung direct kepada pejabat wilayahnya,” ujarnya.

Baca Juga:“Jalur Neraka” Hantui Pengendara, Bupati Bandung Tuding Kendala JLC Ada di Kota Bandung, Minta Gubernur Jabar Turun Tangan!Berdiri di Lahan Hutan Produksi, 4 Vila di Kawasan Puncak Disegel

“Pengawasan terkait ini (pembangunan) terbilang lemah. Pengawasan biasanya stop saat pemerintah terkait mengeluarkan izin membangun. Sehingga kerap terjadi pembangunan yang di luar ketentuan pemberian izin sebelumnya,” ungkapnya.

Hal ini yang kemudian menyebabkan Bandung dikepung banjir apabila hujan turun dengan intensitas tinggi. Terlebih, Kota Kembang merupakan wilayah cekungan yang banyak dikelilingi perbukitan.

Dirinya berharap, Wali Kota Bandung baru bisa segera merealisasikan segala jenis penyelesaian masalah yang terjadi di Kota Kembang, terlebih banjir yang sepekan ini banyak terjadi diberbagai wilayah. (Dam)

0 Komentar