JABAR EKSPRES – Ramadan merupakan bulan suci umat Islam yang mana di dalamnya diperintahkan untuk menjalankan ibadah puasa.
Ibadah puasa tidak hanya tentang menahan lapar dan haus, namun melatih umat Islam untuk bersabar dalam berbagai aspek kehidupan. Salah satu hikmah terbesar dalam menjalankan ibadah puasa adalah membiasakan diri untuk mengendalikan amarah serta hawa nafsu.
Seperti yang kita tahu, tidak jarang seseorang diuji dengan rasa malas, marah, Lelah atau situasi-situasi lainnya selama berpuasa. Namun Rasulullah SAW mencontohkan bahwa kesabaran merupakan modal utama dalam menjalan ibadah puasa ini.
Baca Juga:Selama Ramadan hingga Lebaran, Menko Pangan Pastikan Stok Ayam dan Telur AmanKejagung Limpahkan Tersangka Rudi Suparmono ke Kejari Jakpus Terkait Kasus Pidana Suap Ronald Tannur
Bulan Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak memperbaiki diri serta memperbanyak amal sholeh dengan melatih diri agar lebih sabar dan tidak terpancing emosi.
Umat Islam menjalankan ibadah puasa dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.
Saat matahari terbenam, Rasulullah SAW menganjurkan untuk menyegerakan berbuka puasa. Rasulullah menekankan pentingnya menyegerakan berbuka, sebagaimana dalam sabdanya:
“Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari)
Tidak hanya dalam berbuka, keberkahan juga bisa didapatkan saat sahur. Sahur merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam bagi mereka yang berpuasa. Rasulullah SAW bersabda, “Makan sahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan,” (HR. Bukhari dan Muslim).
