JABAR EKSPRES – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Jatinangor yang berlokasi di wilayah Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat tengah jadi perbincangan publik.
Pasalnya, sejumlah peserta didik SMAN Jatinangor itu, sempat dikabarkan menolak program nasional yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).
Diketahui, ramainya perbincangan sejumlah siswa SMAN Jatinangor menolak program MBG, berawal dari muncul laporan bahwa ada makanan yang bau, bahkan ditemukan ulat dalam salah satu sajian.
Baca Juga:Jam Kerja ASN Pemkot Bogor Ikuti Perpres Nomor 21 Tahun 2023Malang! Seorang Warga Harus Kehilangan 20 Ekor Kambingnya Akibat Banjir di Puncak BogorĀ
Meski demikian, Asep menegaskan bahwa tidak semua makanan bermasalah, sehingga tak seluruh peserta didik mengembalikan sajiannya.
Kejadian ini menjadi bahan perbincangan publik, terutama karena program makan gratis merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi siswa.
Masalah ini memunculkan pertanyaan tentang kualitas katering yang ditunjuk dan bagaimana sistem pengawasan mutu makanan yang disajikan kepada siswa.
“Kami mendukung program makan gratis, tapi tolong pastikan makanannya layak dikonsumsi. Jangan sampai ada yang sakit karena makanan yang tidak higienis,” pungkas Asep. (Bas)
