Gubernur Dedi Ajak Masyarakat Berikan Ucapan Selamat dalam Bentuk Benih Padi

Gubernur Dedi Ajak Masyarakat Berikan Ucapan Selamat dalam Bentuk Benih Padi
Gubernur Dedi Ajak Masyarakat Berikan Ucapan Selamat dalam Bentuk Benih Padi
0 Komentar

JABR EKSPRES – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengajak masyarakat untuk menyampaikan ucapan selamat atas pelantikannya dalam bentuk yang unik, yaitu benih padi. Hal ini disampaikan melalui unggahannya di media sosial Instagram, sebagai alternatif dari tradisi karangan bunga yang biasa diberikan dalam momen kebahagiaan.

Dedi Mulyadi dan Erwan Setiawan resmi dilantik sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2025 – 2030, dalam upacara pelantikan yang dipimpin oleh Presiden RI Prabowo Subianto di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (20/2/2025).

Pelantikan ini menjadi sejarah karena dilakukan secara serentak untuk 961 kepala daerah, terdiri dari 33 gubernur dan wakil gubernur, 363 bupati, 362 wakil bupati, 85 wali kota, dan wakil wali kota.

Baca Juga:KAI Daop 2 Mencatat : Tanggal 27, 28, dan 29 Maret Jadi Pilihan Favorit Pelanggan Untuk Mudik Lebaran, Okupansi Tempat Duduk Saat ini Mencapai di Atas 50 Persen dan Terus BertambahCara Dapat Reward Hingga Rp290.000 dari Aplikasi Penghasil Uang, Cukup Tonton Videonya

Dedi menjelaskan, pemberian benih padi memiliki makna yang lebih dalam dibandingkan karangan bunga. “Saya mengajak sebaiknya karangan bunga diganti dengan benih padi. Tujuannya agar benih itu bisa terus tumbuh dan berkembang, serta memberikan manfaat bagi banyak orang, terutama para petani,” ujar Dedi.

Ia mengatakan bahwa benih-benih padi yang diberikan kepadanya akan didistribusikan kepada para petani di seluruh Jawa Barat. Dedi berharap, benih yang diberikan adalah benih padi original yang dalam ilmu pertanian ditandai dengan warna ungu atau putih.

“Jika berwarna putih, benih itu bisa ditanam oleh anak-anak sekolah sebagai bagian dari edukasi pertanian,” tambahnya.

Di akhir pesannya, Gubernur Dedi meminta doa dari seluruh masyarakat Jawa Barat agar pelantikannya membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh warga melalui komitmennya yang tertuang dalam slogan “Lembur di urus, Kota di tata. Jawa Barat Istimewa.”

Dengan adanya gerakan ini, diharapkan masyarakat dapat ikut serta dalam memperkuat ketahanan pangan dan menciptakan keberlanjutan yang berdampak luas.

0 Komentar