JABAR EKSPRES – Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita yang diduga mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis celurit di salah satu SPBU di Kabupaten Bandung.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, wanita tersebut yang mengenakan hijab dan pakaian biru navy terlihat berlari mengejar salah seorang petugas SPBU. Beberapa orang yang sedang mengantri bensin hanya bisa menyaksikan aksi amukan wanita itu.
Wanita tersebut kemudian terlihat merusak papan bertuliskan ‘Dexlite’ menggunakan senjata tajam. Setelah itu, ia langsung pergi ke arah semula.
Baca Juga:Tingkatkan Wisata dan PAD, Disbudpar Kabupaten Bandung Ajak Travel Kenalkan Potensi WisataSeorang Pria Diduga Tersesat di Gunung Manglayang Sumedang, Tim Rescue Kantor SAR Bandung Lakukan Pencarian
Peristiwa ini terjadi di SPBU yang terletak di Jalan Raya Cinunuk, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, pada Minggu (16/2/2025).
Indra Sofyan, salah satu petugas pengawas SPBU, mengonfirmasi kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak keamanan SPBU telah mengamankan wanita tersebut dan menyerahkannya kepada keluarganya.
“Iya benar, sudah diamankan oleh pengamanan di SPBU dan dikembalikan ke orang tuanya,” ujar Indra pada Rabu (19/2/2025).
Indra juga menjelaskan bahwa setelah diinterogasi, diketahui bahwa wanita tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan.
“Jadi, wanita itu diduga mengalami gangguan mental atau ODGJ. Sekarang sudah diserahkan ke keluarganya,” tambahnya.
Kapolsek Cileunyi, Kompol Rizal Adam, turut mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menegaskan bahwa aksi tersebut tidak menyebabkan korban jiwa.
“Iya, sudah clear. Tidak ada korban jiwa,” ungkap Kompol Rizal saat dikonfirmasi pada Rabu (19/2).
Baca Juga:Aplikasi Terbaik untuk Mencari Resep Masakan dan Berbagi Tips MemasakSukamenak Geger! Wanita Ditemukan Tewas Berlumuran Darah di Kamar Kontrakannya
Rizal juga menjelaskan bahwa wanita tersebut diduga mengalami gangguan jiwa karena sering terlihat meminta-minta di sekitar SPBU.
“Diduga ibu tersebut terganggu kejiwaannya. Dia sering minta-minta di SPBU, dan saat kejadian itu dia tidak diberi, jadi dia ngamuk,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut di lokasi kejadian. Wanita tersebut sudah diserahkan kembali kepada keluarganya di Jatinangor.
“Wanita tersebut sudah diserahkan kepada keluarganya oleh petugas SPBU,” tutupnya.
