Tingkatkan Wisata dan PAD, Disbudpar Kabupaten Bandung Ajak Travel Kenalkan Potensi Wisata

Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung mengajak 20 travel agent tingkat nasional dan 26 travel agent se-Asean untuk berperan menjadi buyer dalam kegiatan yang bertujuan mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Bandung. Foto Agi
Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung mengajak 20 travel agent tingkat nasional dan 26 travel agent se-Asean untuk berperan menjadi buyer dalam kegiatan yang bertujuan mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Bandung. Foto Agi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Guna meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) serta Pendapatan Asli Daerah (PAD), Dinas Kebudayaan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung mengajak 20 travel agent tingkat nasional dan 26 travel agent se-Asean untuk berperan menjadi buyer dalam kegiatan yang bertujuan mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Bandung.

Kegiatan Familiarization Trip (famtrip) dan Travel Mart dengan tema GEBYAR (Gathering and Exhibition for Bandung Year-round Attractions and Resources) yang digelar pada tanggal 17 Februari hingga 19 Februari 2025.

Diharapkan dapat memperkenalkan berbagai keindahan alam, budaya, dan potensi ekonomi kreatif yang ada di daerah Kabupaten Bandung.

Baca Juga:Seorang Pria Diduga Tersesat di Gunung Manglayang Sumedang, Tim Rescue Kantor SAR Bandung Lakukan PencarianAplikasi Terbaik untuk Mencari Resep Masakan dan Berbagi Tips Memasak

Kepala Disbudpar Kabupaten Bandung Wawan Ahmad Ridwan mengungkapkan, jika para agen yang diundang ini akan berperan aktif dalam memasarkan potensi wisata lokal, dengan tujuan utama menarik lebih banyak wisatawan mancanegara.

“Kami sudah mengundang 20 travel agent lokal dari 9 provinsi di Indonesia dan 26 travel agent dari negara di Asean. Alhamdulillah mereka semua sudah konfirmasi hadir dan siap menjadi buyer pada acara GEBYAR ini,” ujarnya saat ditemui di Ciwidey, Selasa (18/2/2025).

“Tentunya kami sangat berharap kegiatan ini bisa menjadi langkah efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Wawan juga berharap dengan adanya kegiatan itu bisa berdampak signifikan terhadap peningkatan jumlah wisatawan mancanegara, yang pada gilirannya bisa juga meningkatkan PAD.

“Dengan begitu PAD Kabupaten Bandung pun ikut naik, dan masyarakat sekitar objek wisata turut sejahtera,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Ekonomi Kreatif Vena Andriawan menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Disbudpar dengan pelaku pariwisata Kabupaten Bandung.

Dalam acara ini ada dua kegiatan utama yakni Familiarization Trip (famtrip) dan Travel Mart.

Baca Juga:Sukamenak Geger! Wanita Ditemukan Tewas Berlumuran Darah di Kamar KontrakannyaCEO Martasandy Group, Billy Martasandy Raih Penghargaan di Golden Award 2025

“Terdapat dua agenda utama dalam kegiatan tersebut, yakni Famtrip yang merupakan kegiatan untuk mengenalkan daya tarik wisata atau produk wisata baru. Dan Travel Mart yang menjadi ajang interaksi antara buyer dan seller,” paparnya.

Selama kegiatan tersebut, kata Vena, peserta akan mengunjungi berbagai destinasi wisata, di antaranya Jembatan Rengganis, Nimo Jungle, Desa Wisata Alamendah, serta menikmati aktivitas seperti arung jeram di Sungai Palayangan.

0 Komentar