Prabowo: Jika Tak Berhasil Penuhi Harapan Rakyat, Saya Malu untuk Maju Lagi

Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto saat memberikan pidato politik di hadapan ribuan kader, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (15/2). Foto: Regi
Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto saat memberikan pidato politik di hadapan ribuan kader, Sentul, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (15/2). Foto: Regi
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Prabowo Subianto, Presiden ke-8 Republik Indonesia, mengungkapkan bahwa dirinya merasa malu jika dicalonkan kembali dalam Pemilihan Presiden 2029 mendatang, apabila program-program yang diluncurkan tidak berhasil dengan baik.

Pada acara di SICC, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/2), Prabowo menegaskan bahwa jika program-programnya tidak memberikan hasil yang positif, ia tidak akan merasa layak untuk maju kembali dalam kontestasi tersebut.

“Jika program saya gagal dan tidak memenuhi harapan rakyat, tidak perlu kalian dicalonkan saya lagi. Kalau saya mengecewakan kepercayaan rakyat, saya akan malu untuk maju lagi,” kata Prabowo.

Baca Juga:Film Romantis “Made in Bali” Segera Sapa Penonton Bioskop, Tayang Kapan?Cara Mengatasi Peringatan “YouTube Usang” di Perangkat

Prabowo juga berbicara mengenai cita-citanya sejak kecil untuk melihat Indonesia menjadi negara yang kuat dan maju, serta menegaskan bahwa ia tidak memiliki ambisi pribadi untuk merebut kekuasaan.

“Sejak kecil, saya hanya ingin Indonesia menjadi negara yang hebat, saya jamin, sama seperti senior saya, saya tidak pernah mengejar kekuasaan atau kemegahan pribadi,” ujarnya.

Prabowo, yang juga merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, menyebutkan bahwa cita-citanya untuk memajukan Indonesia sejalan dengan visi Presiden Joko Widodo. “Pak Jokowi, saya yakin, tidak memiliki ambisi pribadi untuk membangun ini atau itu. Saya mengenal beliau selama lima tahun di kabinet, dan saya bisa menjadi saksi bahwa pemikirannya selalu untuk kepentingan rakyat Indonesia,” tuturnya.

0 Komentar