Film Romantis “Made in Bali” Segera Sapa Penonton Bioskop, Tayang Kapan?

Film Romantis "Made in Bali" Segera Sapa Penonton Bioskop, Tayang Kapan?
Film Romantis "Made in Bali" Segera Sapa Penonton Bioskop, Tayang Kapan? / net
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Rumah produksi Josh Pictures siap meluncurkan film terbarunya berjudul Made in Bali, yang akan tayang perdana di bioskop Indonesia pada 20 Februari 2025.

Disutradarai oleh J.P. Yudhi dan diproduseri oleh Joseph Tarigan, film ini mengangkat tema romansa remaja yang tengah mencari arti cinta, dengan latar budaya Bali yang kental, termasuk wayang kulit sebagai elemen utama.

“Bukan hanya pemandangan alamnya yang menakjubkan, tetapi juga jiwa masyarakat Bali dan daya tarik wayang kulit Bali yang mempesona. Made in Bali adalah perpaduan yang unik antara cinta dan budaya, memberikan pengalaman sinematik yang tak terlupakan,” ungkap Joseph Tarigan dalam konferensi pers di Jakarta Selatan pada Jumat dikutip dari ANTARA.

Baca Juga:Cara Mengatasi Peringatan “YouTube Usang” di PerangkatKetua Komisi I DPRD KBB Minta Pemerintah Tegas Copot Kades Fiktif

Film Made in Bali menceritakan kisah seorang dalang muda wayang kulit Bali bernama Made (Rayn Wijaya), yang menghadapi dilema besar dalam hidupnya. Dia harus memilih antara cinta sejatinya semasa kecil atau mengikuti pilihan cinta yang telah ditentukan orang tuanya. Di satu sisi ada Putu (Bulan Sutena), wanita yang sudah dijodohkan dengan Made, sementara di sisi lain ada sahabat masa kecilnya, Niluh (Vonny Felicia), yang selalu setia mendampinginya.

Bulan Sutena, yang berperan sebagai Putu, mengungkapkan bahwa Made in Bali merupakan pengalaman baru baginya, karena ini adalah film romantis pertamanya. “Film Made in Bali adalah film drama romantis pertama saya. Di sini, saya banyak belajar mengolah emosi dan menunjukkan dinamika karakter lewat peran saya sebagai Putu,” ujar Bulan.

Skenario Made in Bali ditulis oleh Oka Aurora, dan film ini dibintangi oleh sejumlah aktor dan aktris, termasuk Rayn Wijaya, Vonny Felicia, Bulan Sutena, Naomi Hitanayri, Victor Agustino, Gusti Harindra, dan Wina Marino.

Selain menghadirkan cerita yang mengharukan, film ini juga menampilkan keindahan alam Bali, serta kaya akan budaya dan sosial setempat, termasuk festival layang-layang, pertunjukan wayang kulit, dan Barong Bali yang turut meramaikan layar lebar.

0 Komentar