JABAR EKSPRES – Disdukcapil Kabupaten Bogor sedang menuntaskan, program aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) untuk 100 hari program kerja Bupati Bogor 2025-2030.
Kadisdukcapil Kabupaten Bogor, Hadijana mengklaim, aktivasi IKD mengalami kenaikkan dari 0,16 persen menjadi tujuh persen. Menurutnya, tujuh persen itu sama halnya dengan empat juta penduduk di Kabupaten Bogor.
“Sangat besar jumlahnya, cuma persentasenya kecil gitu dibanding kawasan kota lain yang bisa belasan persen tapi raihannya masih dibawah Bogor,” jelas Hadijana di Kompleks Kantor Bupati Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, pada Selasa (11/2).
Baca Juga:Ketersediaan Blangko KTP Kerap Jadi Permasalahan, Begini Kata Disdukcapil Bogor!Benahi Kualitas Pendidikan, Bupati Bandung: Tak Mau Lagi Ada Kelas Pagi, Siang dan Sore!
“Itu didorongnya kepada IKD soalnya kalau IKD itu otomatis sudah ada di sini misal perubahan data ilang atau rusak, kan di IKDnya masih ada (masih) bagus,” kata dia.
Selain aktivasi IKD, Disdukcapil akan memberlakukan program jaringan pelayanan terintegrasi (Japati) yang terdapat di setiap desa, 28 Puskesmas Poned, dan 40 KUA.
